Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur
Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026

Adat Kematian: Suatu Tinjauan Dogmatis Mengenai Pemahaman Warga Desa Parlombuan Tentang Manghunti Mudar dan Implikasinya Bagi Jemaat GKPI Parlombuan

Mei Triana Pakpahan (Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan)
Pardomuan Munthe (Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan)



Article Info

Publish Date
24 May 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan bahwa praktik manghunti mudar dalam pesta adat saur matua bukan sebagai bentuk penghormatan kepada orangtua yang telah meninggal, melainkan simbol pernyataan kesiapan mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai keturunan. Metode yang digunakan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan praktik manghunti mudar masih dilaksanakan masyarakat sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua yang telah meninggal. Penulis menyimpulkan bahwa penghormatan sejati kepada orangtua harus diwujudkan saat mereka masih hidup melalui kasih, pelayanan, dan ketaatan bukan melalui darah kerbau atau ritual adat tertentu. Praktik ini sebaiknya dipahami sebagai simbol pernyataan kesiapan mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai keturunan yang ditinggalkan. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pelayan GKPI Parlombuan memberikan bimbingan teologis yang jelas kepada jemaat, sehingga praktik manghunti mudar dipahami sebagai tradisi budaya dengan makna simbolik, tanpa menimbulkan kesalahpahaman mengenai ajaran iman Kristen.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

motekar

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Nursing

Description

MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur dengan nomor terdaftar ISSN 3025-227X (Elektronik) dan 3025-2288 (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur bertujuan untuk mempublikasikan hasil ...