Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 5 No 2 (2026): Juni

Hukum Talaq dan Iddah dalam Perspektif Hukum Islam

Wawan Arbeni (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)
Mawar Zahratul Jannah (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)
Arum Sari (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)
Laila Safitri (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)
Zahra Alvira (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)
Indah Farizky (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)



Article Info

Publish Date
14 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif hukum Talaq dan iddah dalam perspektif hukum Islam melalui pendekatan studi pustaka. Talaq sebagai instrumen pemutusan ikatan perkawinan dan iddah sebagai masa tunggu pasca perceraian merupakan dua konsep fundamental dalam fikih munakahat yang memiliki landasan normatif kuat dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW. Kajian ini menganalisis dalil-dalil syar’i, pendapat ulama mazhab, serta relevansinya dengan regulasi hukum perkawinan di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum Talaq bersifat kondisional dan tidak dianjurkan kecuali dalam keadaan darurat, sementara iddah memiliki tujuan mulia dalam memastikan nasab anak, memberikan waktu rujuk bagi suami, serta menjaga martabat perempuan. Standarisasi hukum Talaq dan iddah dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) di Indonesia merupakan upaya harmonisasi antara nilai-nilai syariah dan kepastian hukum positif. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi akademik bagi pengembangan ilmu hukum keluarga Islam di Indonesia.

Copyrights © 2026