Peristiwa Fathu Makkah (Pembebasan Kota Makkah) seringkali dipandang hanya sebagai penaklukan militer, padahal di dalamnya terkandung manifestasi tertinggi dari nilai-nilai perdamaian, pemaafan, dan rekonsiliasi sosial yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai perdamaian dalam peristiwa Fathu Makkah dan menganalisis relevansinya terhadap penguatan pendidikan karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Sumber data primer dan sekunder dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis) terhadap teks-teks sejarah Islam (Sirah Nabawiyah) dan kurikulum pendidikan karakter di MI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peristiwa Fathu Makkah memuat nilai-nilai perdamaian fundamental seperti anti-kekerasan (non-violence), toleransi, pemaaf (al-'afw), persaudaraan (ukhuwwah), dan menjaga komitmen/janji. Nilai-nilai ini sangat relevan dengan nilai utama pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah, khususnya dalam membentuk karakter peduli sosial, cinta damai, religius, dan toleran pada anak usia dasar. Implikasi penelitian ini menyarankan perlunya rekonstruksi penyampaian materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MI, dari yang semula berorientasi pada narasi peperangan menjadi narasi perdamaian dan keteladanan akhlak mulia.
Copyrights © 2026