Integrasi kurikulum pesantren merujuk pada upaya menggabungkan kurikulum khas pesantren yang menekankan pada ilmu-ilmu agama dengan kurikulum pendidikan yang berlaku. Salah satu lembaga yang menerapkannya adalah Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Mayak Ponorogo. Madrasah tersebut terus berupaya mengelola lembaga dengan baik sehingga dapat menyeimbangkan antara kurikulum kemenag dan kurikulum Madrasah Miftahul Huda yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen program full day school berbasis integrasi kurikulum pesantren di Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Mayak dengan fokus pembahasan perencanaan program, pelaksanaan program, dan evaluasi program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan dari Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis ditemukan bahwa: 1. Perencanaan: program ini berdasarkan dari kebijakan Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Mayak pada tahun 2021 yang menerapkan program untuk menguatkan pengetahuan siswa. 2. Pelaksanaan: pada saat pembelajaran di kelas, siswa mendapatkan berbagai materi pembelajaran sesuai dengan tingkatannya. Pembelajaran di luar kelas siswa melakukan berbagai praktek ibadah. 3. Evaluasi: menggunakan cara ujian hafalan nadzom, lisan (syafahi) dan tulis (tahriri). Adapun untuk evaluasi program dilaksanakan setiap awal semester melalui musyawarah guru mata pelajaran (MGMP).
Copyrights © 2026