Fenomena orang tua yang sibuk atau tidak memperhatikan anak-anak sering menjadi masalah yang muncul pada kegagalan anak di sekolah. Korban dari kesibukan itu semakin subur saat kurangnya penanganan dari orang tua dan guru. Penelitian ini mengkaji telaah yang mendalam tentang peran orang tua yang memberikan kontribusi untuk perkembangan anak, khususnya dalam belajar. Metode yang digunakan adalah kualitatif yang menekankan bahwa fenomena di lapangan merupakan bentuk data yang dibangun. Proses pengambilan data dilakukan melalui pemilihan data-data yang berasal dari buku dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian yang didapat ialah keberhasilan anak adalah memandang orangtua di rumah bukan hanya sebagai fasilitator, namun seorang yang dapat memberikan dampak lebih dalam belajar di rumah. Anak dapat menemukan belajar mereka dalam rumah. Pendampingan anak dalam belajar adalah salah satu bentuk hak anak yang harus dipenuhi dan dilakukan oleh peranan orang tua itu sendiri.
Copyrights © 2026