Media massa memegang peranan yang sangat strategis dalam membentuk opini publik terhadap berbagai kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah. Di era konvergensi media dan digitalisasi informasi, fungsi media massa tidak hanya sebatas penyampaian berita, melainkan telah berkembang menjadi aktor yang turut memengaruhi konstruksi realitas sosial di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peran media massa dalam pembentukan opini publik terhadap kebijakan pemerintah daerah; (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pemberitaan media dalam membentuk persepsi masyarakat; dan (3) menelaah dinamika interaksi antara media massa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam konteks kebijakan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur sistematis (systematic literature review) terhadap 50 sumber yang diterbitkan antara tahun 2019–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media massa berperan melalui tiga mekanisme utama: agenda setting, framing, dan priming. Efektivitas pembentukan opini publik dipengaruhi oleh kredibilitas media, aksesibilitas informasi, dan tingkat literasi digital masyarakat. Kajian juga menemukan bahwa media sosial telah menggeser dominasi media konvensional dalam membentuk opini publik, meski menimbulkan tantangan berupa penyebaran disinformasi dan polarisasi opini. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pemerintah daerah dalam merancang strategi komunikasi kebijakan yang efektif dan responsif terhadap dinamika media.
Copyrights © 2026