Kasus-kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang saat ini banyak terjadi pada anak-anak sebagai korban. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman anak-anak mengenai seksualitas dan kekurangmampuan mereka untuk menolak secara tegas dan menghindari keinginan pelaku. Untuk itu diperlukan suatu edukasi terkait perilaku seksualitas agar anak-anak memiliki suatu pemahaman yang kuat untuk bersikap menolak, menghindari, dan menjaga dirinya sendiri dari keinginan pelaku. Upaya tersebut dapat dengan memberikan psikoedukasi melalui pemuka masyarakat dan perangkat adat di Kenagarian Pakan Sinayan. Dengan pemahaman yang cukup tentang pelecehan seksual pada anak, diharapkan para pemuka adat dapat membimbing masyarakatnya agar lebih memperhatikan perilaku anak-anak mereka agar terhindar dari perilaku pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak-anak di Pakan Sinayan. Untuk mewujudkan masyarakat Kenagarian Pakan Sinayan yang bebas dari pelecehan dan kekerasan seksual perlu dibentuk suatu komunitas yang memiliki kesadaran untuk ikut berperan aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual pada anak. Pemberdayaan masyarakat ini dianggap cukup berhasil, sebab komunitas terus menjalankan fungsinya sekalipun tidak dilakukan monitoring dan penilaian yang rigid dalam praktiknya
Copyrights © 2026