Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KONFLIK PERAN GANDA IBU BEKERJA SAAT PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN IV KOTO AUR MALINTANG Yolla Ardila Putri; Hasneli Hasneli; Rena Kinnara Arlotas
Journal of Psychology Students Vol 1, No 2 (2022): JoPS: Journal of Psychology Student
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v1i2.16856

Abstract

pekerja tetapi juga sebagai ibu rumah tangga yaitu istri bagi suami dan guru bagi anak-anaknya, kedua peran ini sering kali menimbulkan konflik peran ganda, ketika tuntutan dari berbagai peran tersebut muncul secara bersamaan dan saling bertentangan maka akan mengakibatkan terganggunya kecerdasan emosi individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap konflik peran ganda ibu bekerja di Kecamatan IV Koto Aur Malintang saat pandemi Covid-19.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosional dan skala konflik peran ganda. Teknik sampling yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling. Analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan uji analisis regresi linier sederhana.Berdasarkan kategori data, tingkat kecerdasan emosional dan konflik peran ganda pada ibu bekerja di Kecamatan IV Koto Aur Malintang pada masa pandemi berada pada kategori sedang. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap konflik peran ganda ibu bekerja di kecamatan IV Koto Aur malintang saat pandemi Covid-19. Hal ini berarti bahwa apabila kecerdasan emosional ibu bekerja meningkat maka konflik peran ganda ibu bekerja akan menurun, dan sebaliknya apabila kecerdasan emosional ibu bekerja menurun maka konflik peran ganda ibu akan meningkat.Kata Kunci : Ibu Bekerja, Kecerdasan Emosional, Konflik Peran Ganda
Pemberdayaan Kegiatan Masyarakat Adat Melalui Psikoedukasi Untuk Pencegahan Sexual Harassment Pada Anak Dan Fungsi Pendidikan Hasneli Hasneli; Mardenny Mardenny; Fadil Maiseptian; Muhammad Muhammad
Menara Pengabdian Vol 6, No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v6i1.8026

Abstract

Kasus-kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang saat ini banyak terjadi pada anak-anak sebagai korban. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman anak-anak mengenai seksualitas dan kekurangmampuan mereka untuk menolak secara tegas dan menghindari keinginan pelaku. Untuk itu diperlukan suatu edukasi terkait perilaku seksualitas agar anak-anak memiliki suatu pemahaman yang kuat untuk bersikap menolak, menghindari, dan menjaga dirinya sendiri dari keinginan pelaku. Upaya tersebut dapat dengan memberikan psikoedukasi melalui pemuka masyarakat dan perangkat adat di Kenagarian Pakan Sinayan. Dengan pemahaman yang cukup tentang pelecehan seksual pada anak, diharapkan para pemuka adat dapat membimbing masyarakatnya agar lebih memperhatikan perilaku anak-anak mereka agar terhindar dari perilaku pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak-anak di Pakan Sinayan. Untuk mewujudkan masyarakat Kenagarian Pakan Sinayan yang bebas dari pelecehan dan kekerasan seksual perlu dibentuk suatu komunitas yang memiliki kesadaran untuk ikut berperan aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual pada anak. Pemberdayaan masyarakat ini dianggap cukup berhasil, sebab komunitas terus menjalankan fungsinya sekalipun tidak dilakukan monitoring dan penilaian yang rigid dalam praktiknya