Kabupaten Agam Propinsi Sumatera merupakan salah satu kabupaten yang mengalami bencana akibat curah hujan yang sangat tinggi pada bulan November dan Desember 2025 di Pulau Sumatera. Desa atau Nagari Sungai Batang merupakan salah satu desa terparah mengalaimi bencana berupa longsor (galodo) dan banjir. Berdasakan kondisi di atas masyarakat Nagari Sungai Batang berharap bisa kembali beraktifitas untuk memenuhi kebutuhan perekonomian mereka termasuk ibuk/ibuk rumah tangga. Melihat permasalahan dan keinginan masyarakat Nagari Sungai Batang terutama ibuk-ibuk maka dilakukan pendampingan produksi kacang tojin dan bawang goreng (produk hilir) siap konsumsidengan bantuan alat-alat produksi yang baru. Pelaksanaan kegiatan berupa pengadaan alat produksi baru, pelatihan dan pendampingan. Mitra sasaran kegiatan adalah Kelompok Ummi Berkarya. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh 50 mahasiswa. Hasil kegiatan: 1) Pemberian alat-alat produksi dan pendampingan produksi olahan produk pertanian dalam bentuk makan/snack mencapai 100%. 2) Pelatihan dan pendampingan pembuatan packing dan pemasaran online produk yang dihasilkan pencapai 100%
Copyrights © 2026