Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi identitas Kecamatan Utan dalam Lawas Tuter Datu Utan, yaitu kumpulan lawas yang terdiri atas 42 bait. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data penelitian berupa kata (diksi), baris, dan bait lawas dalam Lawas Tuter Datu Utan yang merepresentasikan aspek-aspek identitas daerah, seperti sejarah, bangunan khas dan lingkungan alam, kepercayaan lokal, serta tradisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi pustaka. Analisis data dilakukan secara bertahap sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kumpulan lawas Lawas Tuter Datu Utan merepresentasikan identitas daerah Kecamatan Utan yang meliputi: (1) sejarah terbentuknya Kecamatan Utan; (2) bangunan khas dan lingkungan alam Kecamatan Utan; (3) aspek kepercayaan lokal berupa masuknya ajaran Islam ke Kecamatan Utan; dan (4) tradisi-tradisi masyarakat yang diajarkan oleh para ulama dan masih dilestarikan hingga saat ini. Utan Sub-district Identity in Lawas Tuter Datu Utan: Stuart Hall Representation Study Abstract: This study aims to determine the identity of Utan District represented in Lawas Tuter Datu Utan, a collection of lawas consisting of 42 stanzas. This study employed a qualitative research method. The data consisted of words (diction), lines, and stanzas in Lawas Tuter Datu Utan representing aspects of regional identity, such as history, traditional buildings and natural environment, local beliefs, and traditions. Data were collected through interviews and library research. The data analysis was conducted systematically based on predetermined analytical steps. The results show that the collection of lawas Lawas Tuter Datu Utan represents the regional identity of Utan District, including: (1) the historical background of Utan District; (2) traditional buildings and the natural environment of Utan District; (3) local beliefs related to the spread of Islam in Utan District; and (4) local traditions taught by Islamic scholars and preserved by the community until today.
Copyrights © 2025