Muh Syahrul Qodri
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Mataram, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Identitas Kecamatan Utan dalam Lawas Tuter Datu Utan : Kajian Representasi Stuart Hall : Sehingga hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa kumpulan lawas “Lawas Tuter Datu Utan” merepresentasikan identitas daerah Kecamatan Utan. Representasi identitas daerah Kecamatan Utan dalam kumpulan lawas “Lawas Tuter Datu Utan” meliputi: (1) sejarah daerah Kecamatan Utan, yaitu mengenai sejarah terbentuknya atau berdirinya daerah Kecamatan Utan. (2) bangunan khas dan lingkungan alam di Kecamatan Utan Futri Utani; Muh Syahrul Qodri; Muhammad Khairussibyan
Jurnal Bastrindo Vol 6 No 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi identitas Kecamatan Utan dalam Lawas Tuter Datu Utan, yaitu kumpulan lawas yang terdiri atas 42 bait. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data penelitian berupa kata (diksi), baris, dan bait lawas dalam Lawas Tuter Datu Utan yang merepresentasikan aspek-aspek identitas daerah, seperti sejarah, bangunan khas dan lingkungan alam, kepercayaan lokal, serta tradisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi pustaka. Analisis data dilakukan secara bertahap sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kumpulan lawas Lawas Tuter Datu Utan merepresentasikan identitas daerah Kecamatan Utan yang meliputi: (1) sejarah terbentuknya Kecamatan Utan; (2) bangunan khas dan lingkungan alam Kecamatan Utan; (3) aspek kepercayaan lokal berupa masuknya ajaran Islam ke Kecamatan Utan; dan (4) tradisi-tradisi masyarakat yang diajarkan oleh para ulama dan masih dilestarikan hingga saat ini.   Utan Sub-district Identity in Lawas Tuter Datu Utan: Stuart Hall Representation Study Abstract: This study aims to determine the identity of Utan District represented in Lawas Tuter Datu Utan, a collection of lawas consisting of 42 stanzas. This study employed a qualitative research method. The data consisted of words (diction), lines, and stanzas in Lawas Tuter Datu Utan representing aspects of regional identity, such as history, traditional buildings and natural environment, local beliefs, and traditions. Data were collected through interviews and library research. The data analysis was conducted systematically based on predetermined analytical steps. The results show that the collection of lawas Lawas Tuter Datu Utan represents the regional identity of Utan District, including: (1) the historical background of Utan District; (2) traditional buildings and the natural environment of Utan District; (3) local beliefs related to the spread of Islam in Utan District; and (4) local traditions taught by Islamic scholars and preserved by the community until today.
Makna Simbolik Tradisi Mappacci Masyarakat Bugis di Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa: Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce: The Symbolic Meaning of the Mappacci Tradition of the Bugis Community in Tarano District, Sumbawa Regency: A Semiotic Study by Charles Sanders Peirce Aqidatul Izza; Muh Syahrul Qodri; Hasanuddin Chaer
Jurnal Bastrindo Vol 6 No 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengkaji makna simbolik tradisi mappacci pada masyarakat Bugis di Desa Labuhan Aji, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Tradisi mappacci merupakan ritual adat pra-pernikahan yang bermakna penyucian lahir dan batin. Menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce, penelitian ini menganalisis sembilan simbol dalam prosesi mappacci: bantal, sarung sutera, daun pisang, daun nangka, daun pacci, lilin, beras, air, dan wadah pacci. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara mendalam terhadap tiga tokoh adat, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlengkapan memiliki makna simbolik yang mencerminkan nilai kehormatan, kesuburan, kejujuran, kesucian, serta harapan akan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera. Melalui analisis triadik Peirce, makna-makna tersebut dipahami dari hubungan antara representamen, objek, dan interpretan.   The Symbolic Meaning of the Mappacci Tradition of the Bugis Community in Tarano District, Sumbawa Regency: A Semiotic Study by Charles Sanders Peirce Abstract: This study aims to examine the symbolic meaning of the mappacci tradition among the Bugis community in Labuhan Aji Village, Tarano District, Sumbawa Regency. Mappacci is a pre-wedding traditional ritual that signifies physical and spiritual purification. Using the semiotic approach of Charles Sanders Peirce, this study analyzes nine symbols used in the mappacci procession: pillow, silk sarong, banana leaf, jackfruit leaf, pacci leaf, candle, rice, water, and the pacci container. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, in-depth interviews with three traditional leaders, and documentation. The findings reveal that each item used in the mappacci procession carries deep symbolic meanings reflecting Bugis cultural values such as honor, fertility, honesty, purity, and the hope for a harmonious and prosperous household life. Through Peirce's triadic analysis, these meanings are understood from the relationship between representamen, object, and interpretant in shaping the interpretation of cultural signs.