Komunikasi efektif antara personel operasional penerbangan memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasi penerbangan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kesalahan komunikasi menjadi salah satu faktor utama dalam kecelakaan penerbangan yang berkaitan dengan human error. Dalam lingkungan Operation Control Center (OCC), Flight Operation Officer (FOO) bertanggung jawab melakukan koordinasi operasional penerbangan, termasuk penyampaian informasi rencana penerbangan, kondisi cuaca, perubahan rute, serta koordinasi dengan unit operasional lainnya. Ketidakefektifan komunikasi dalam proses tersebut berpotensi menimbulkan kesalahan operasional, keterlambatan penerbangan, serta menurunkan kinerja operasional maskapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi terhadap kinerja Flight Operation Officer di Operation Control Center PT Citilink Indonesia. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan survei terhadap 57 Flight Operation Officer. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji t serta koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja Flight Operation Officer dengan nilai t hitung sebesar 7,083 lebih besar dari t tabel 2,004 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,467 menunjukkan bahwa komunikasi menjelaskan 46,7% variasi kinerja. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan pengaruh yang moderat antara komunikasi dan kinerja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi maskapai dalam meningkatkan kualitas komunikasi operasional guna mendukung keselamatan dan efisiensi penerbangan.
Copyrights © 2025