Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sarana dan prasarana pendidikan sebagai salah satu faktor penunjang keberhasilan proses pembelajaran. Namun, banyak lembaga pendidikan menghadapi tantangan dalam hal perencanaan, pengadaan, dan pengaturan aset pendidikan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi yang diterapkan dalam perencanaan, pengadaan, dan pengaturan sarana dan prasarana serta bagaimana strategi tersebut berdampak terhadap efektivitas pemanfaatannya di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, wawancara, dan dokumentasi pada beberapa sekolah di wilayah penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment untuk melihat hubungan antara strategi manajemen sarpras dan efektivitas penggunaannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan kuat antara strategi perencanaan, pengadaan, dan pengaturan sarana dan prasarana pendidikan dengan efektivitas penggunaannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi pengelolaan sarana dan prasarana yang sistematis, partisipatif, dan berbasis pada data aktual dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemanfaatan fasilitas pendidikan. Oleh karena itu, sekolah perlu memperkuat kapasitas perencanaan dan pengelolaan asetnya untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026