Ketidak jelasan konseptual dalam membedakan instrumen pengendalian program sering kali menghambat efektivitas tata kelola pada lembaga pendidikan. Kajian ini bertujuan untuk membedah secara mendalam distingsi fungsional antara monitoring, evaluasi, asesmen, dan penelitian dalam lingkup manajemen pendidikan Islam. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui metode studi pustaka dengan menganalisis literatur akademik dan hasil riset terapan yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap instrumen memiliki orientasi yang berbeda, di mana pengawasan proses bersifat rutin, penilaian sistem bersifat periodik, pengukuran capaian bersifat individual, dan pengembangan teori bersifat fundamental. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pemahaman komprehensif terhadap perbedaan keempat pilar tersebut sangat krusial bagi manajer pendidikan untuk membangun sistem penjaminan mutu yang akuntabel dan adaptif terhadap transformasi kurikulum.
Copyrights © 2026