Nurhayati
Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Perbedaan Evaluasi, Monitoring, Asesmen, dan Penelitian dalam Pengelolaan Program pada Prodi Manajemen Pendidikan Islam Atika Ainul Afifah Faroid; Nurhayati
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidak jelasan konseptual dalam membedakan instrumen pengendalian program sering kali menghambat efektivitas tata kelola pada lembaga pendidikan. Kajian ini bertujuan untuk membedah secara mendalam distingsi fungsional antara monitoring, evaluasi, asesmen, dan penelitian dalam lingkup manajemen pendidikan Islam. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui metode studi pustaka dengan menganalisis literatur akademik dan hasil riset terapan yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap instrumen memiliki orientasi yang berbeda, di mana pengawasan proses bersifat rutin, penilaian sistem bersifat periodik, pengukuran capaian bersifat individual, dan pengembangan teori bersifat fundamental. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pemahaman komprehensif terhadap perbedaan keempat pilar tersebut sangat krusial bagi manajer pendidikan untuk membangun sistem penjaminan mutu yang akuntabel dan adaptif terhadap transformasi kurikulum.
Studi Kualitatif Tentang Penerapan Prinsip, Standar, Dan Etika Evaluasi Dalam Pengelolaan Program Pada Prodi Manejemen Pendidikan Islam Dini Adam Damini; Nurhayati
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi program pendidikan merupakan komponen penting dalam pengelolaan program studi yang berfungsi untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan kualitas pelaksanaan program. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti belum optimalnya penerapan prinsip evaluasi, ketidaksesuaian dengan standar yang berlaku, serta lemahnya penerapan etika evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip, standar, dan etika evaluasi dalam pengelolaan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan, yang mengkaji berbagai sumber literatur berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip evaluasi seperti objektivitas, validitas, reliabilitas, sistematis, dan keberlanjutan sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil evaluasi, meskipun dalam implementasinya masih menghadapi berbagai kendala. Penerapan standar evaluasi yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan dan standar akreditasi telah memberikan kerangka kerja yang jelas, namun belum sepenuhnya diimplementasikan secara konsisten. Selain itu, etika evaluasi yang mencakup kejujuran, transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan kerahasiaan data menjadi aspek penting, terutama dalam konteks pendidikan Islam yang menekankan nilai amanah, adil, dan tanggung jawab. Secara keseluruhan, penerapan prinsip, standar, dan etika evaluasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu program studi, meskipun masih diperlukan penguatan sistem, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta internalisasi nilai-nilai etika agar evaluasi dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Upaya penguatan tersebut juga mencakup pengembangan instrumen evaluasi yang lebih terstandar, peningkatan literasi evaluasi bagi pengelola program studi, serta optimalisasi pemanfaatan hasil evaluasi sebagai dasar perencanaan strategis institusi pendidikan ke depan.
Studi Kualitatif Tentang Pemahaman Evaluasi, Monitoring, Asesmen, dan Penelitian pada Prodi Manajemen Pendidikan Islam Aulia Urohmah; Nurhayati
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep Evaluasi, Monitoring, Asesmen, dan Penelitian (EMAP) dalam perspektif Manajemen Pendidikan Islam (MPI), mengidentifikasi distingsi fundamental antara keempat komponen tersebut, serta mendeskripsikan implikasinya terhadap kompetensi lulusan program studi MPI di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka sistematis (systematic literature review) dengan pendekatan analisis konseptual dan kritis terhadap sumber-sumber primer berupa buku teks manajemen pendidikan, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan Kementerian Agama RI. Hasil kajian menunjukkan bahwa EMAP merupakan sistem penjaminan mutu terpadu yang saling berkaitan dalam siklus PPEPP, namun implementasinya di madrasah Indonesia masih terhambat oleh budaya patronase, fragmentasi regulasi, dan keterbatasan kapasitas SDM. Distingsi antara keempat komponen EMAP belum dipahami secara konseptual yang memadai oleh para pengelola lembaga pendidikan Islam, sehingga menimbulkan tumpang tindih fungsi dan inefisiensi manajerial. Penguasaan EMAP terbukti berkontribusi pada peningkatan tata kelola madrasah, kepemimpinan berbasis data, akuntabilitas publik, dan adaptabilitas kelembagaan. Penelitian ini merekomendasikan agar kurikulum program studi MPI mengintegrasikan EMAP sebagai kompetensi lintas mata kuliah melalui pendekatan project-based learning yang disertai praktik lapangan terstruktur, dengan tetap menjadikan nilai-nilai Islam sebagai fondasi moral pengelolaan pendidikan.
Analisis Pemahaman Mahasiswa terhadap Evaluasi Program Pendidikan Aisyah Nur Salafiyah; Nurhayati
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan sistem pendidikan menuntut mahasiswa untuk memiliki pemahaman mendalam terhadap terminologi evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konseptual mahasiswa mengenai evaluasi program pendidikan serta distingsi terminologi antara assessment, monitoring, dan penilaian. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan memanfaatkan berbagai sumber akademik seperti jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan manajemen pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa secara umum memahami fungsi dasar evaluasi, sering kali terjadi tumpang tindih konseptual antara istilah assessment dan penilaian. Monitoring sering kali hanya dianggap sebagai pengawasan administratif daripada bagian integral dari perbaikan program. Simpulannya, diperlukan pendekatan pedagogis yang lebih terintegrasi dalam kurikulum Manajemen Pendidikan atau Manajemen Islam untuk memperjelas batasan terminologi ini agar mahasiswa dapat menerapkannya secara efektif di dunia profesional.
Studi Kualitatif Persepsi Pengelola Program Pendidikan terhadap Perbedaan Evaluasi, Monitoring, Supervisi, dan Asesmen Alina Rahma Alina Rahma; Nurhayati
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi pengelola program pendidikan tentang evaluasi, monitoring, supervisi, dan asesmen sebagai alat penjamin mutu pendidikan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, Data diperoleh dari Google Scholar dan jurnal nasional seperti SINTA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pengelola terhadap keempat istilah tersebut harus berdasarkan fungsi dalam manajemen. Mereka harus memahami tujuan dan peran masing-masing istilah, karena ketidakpahaman dapat menurunkan efektivitas pengelolaan, menimbulkan keambiguan tanggung jawab, dan ketidakakuratan laporan kualitas pendidikan. Istilah evaluasi, monitoring, supervisi, dan asesmen sering dipakai bergantian, walaupun sebenarnya masing-masing memiliki fokus yang berbeda, baik dari segi konseptual maupun teori. Secara konseptual, membahas fokus, tujuan, dan waktu pelaksanaan, dari sisi teori, keempat istilah ini harus diterapkan sesuai dengan konteks yang tepat.
Analisis Tujuan Fungsi Prinsip Standar dan Etika Evaluasi Program pada Prodi Manajemen Pendidikan Islam dea rahayu; Nurhayati
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemahaman dan penerapan evaluasi program termasuk tujuan, fungsi, prinsip, standar, dan etika dalam pelaksanaan program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), penelitian menganalisis literatur ilmiah relevan periode 2021–2026. Data dikumpul melalui studi dokumentasi dan dianalisis dengan metode analisis isi (content analysis) serta sintesis tematik. Hasil menunjukkan bahwa evaluasi program bersifat integratif dan multidimensional, di mana komponen-komponen tersebut saling berkaitan untuk membentuk evaluasi komprehensif. Namun, implementasinya di Program Studi Manajemen Pendidikan Islam menghadapi tantangan, seperti dominasi fungsi sumatif, lemahnya penerapan prinsip, penggunaan standar yang belum optimal, serta isu etika. Ketidakseimbangan ini menghambat peran evaluasi sebagai instrumen peningkatan mutu. Penelitian menegaskan bahwa kualitas evaluasi bergantung pada keterpaduan seluruh komponen, bukan parsial. Oleh karena itu, diperlukan paradigma evaluasi yang holistik, integratif, dan kontekstual untuk mendukung transformasi mutu pendidikan Islam secara berkelanjutan.  
Evaluasi Program Ekstrakurikuler Keagamaan Majelis Pencinta Al-Qur’an Ma’had Imam Syafi’i Bogor Yolanda Arnetalia Sauky; Nurhayati
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi terhadap kegiatan ekstrakurikuler keagamaan sangat penting agar dapat memastikan bahwa pembentukan karakter peserta didik di sekolah Islam berjalan dengan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara pelaksanaan dan sistem penilaian program Majelis Pecinta Al-Qur’an (MPQ) di Ma’had Imam Syafi’i Bogor dengan menggunakan model CIPP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan cara meneliti literatur dan melakukan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program MPQ sesuai dengan visi lembaga dan kebutuhan santri (konteks), didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten meskipun belum memiliki administrasi yang terstandar (input), serta dilaksanakan secara aktif dengan partisipasi yang tinggi meskipun proses pemantauannya belum sistematis (procces). Dari segi hasil (product), program tersebut berhasil meningkatkan kualitas hafalan dan membaca Al-Qur'an, tetapi pencapaian tersebut masih terbatas hanya dalam lingkup internal dan belum cukup baik secara eksternal. Penelitian ini menunjukkan bahwa model CIPP sangat efektif sebagai kerangka evaluasi yang menyeluruh dan menyarankan peningkatan sistem evaluasi yang berbasis data serta manajemen program.