Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi pengelola program pendidikan tentang evaluasi, monitoring, supervisi, dan asesmen sebagai alat penjamin mutu pendidikan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, Data diperoleh dari Google Scholar dan jurnal nasional seperti SINTA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pengelola terhadap keempat istilah tersebut harus berdasarkan fungsi dalam manajemen. Mereka harus memahami tujuan dan peran masing-masing istilah, karena ketidakpahaman dapat menurunkan efektivitas pengelolaan, menimbulkan keambiguan tanggung jawab, dan ketidakakuratan laporan kualitas pendidikan. Istilah evaluasi, monitoring, supervisi, dan asesmen sering dipakai bergantian, walaupun sebenarnya masing-masing memiliki fokus yang berbeda, baik dari segi konseptual maupun teori. Secara konseptual, membahas fokus, tujuan, dan waktu pelaksanaan, dari sisi teori, keempat istilah ini harus diterapkan sesuai dengan konteks yang tepat.
Copyrights © 2026