Riset ini bertujuan menganalisis perubahan kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun melalui permainan tradisional egrang batok kelapa di TK Terpadu Jannatul Ma’wa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe one group pretest–posttest terhadap 35 anak kelompok B. Intervensi dilakukan selama tiga minggu melalui enam sesi permainan berdurasi 30–40 menit. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi aspek kelincahan, kekuatan, dan keseimbangan, lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan paired sample t-test. Hasil menunjukkan rerata skor motorik kasar meningkat dari 29,14 pada pretest menjadi 45,86 pada posttest. Uji hipotesis menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05), dengan peningkatan paling menonjol pada aspek keseimbangan. Temuan ini mengindikasikan permainan egrang batok kelapa berpotensi mendukung stimulasi motorik kasar anak. Namun, hasil perlu ditafsirkan secara hati-hati karena penelitian tidak melibatkan kelompok kontrol.
Copyrights © 2026