Kemampuan bicara anak usia dini berperan penting dalam mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional, namun praktik komunikasi pendidik dan orang tua masih belum diterapkan secara sadar dan terarah. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip Qoulan Layyina dalam membangun komunikasi positif serta dampaknya terhadap kemampuan bicara anak usia dini di TAUD Al-Ukhuwah. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan subjek seorang anak usia enam tahun, dua guru, dan orang tua sebagai informan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan komunikasi santun, intonasi lembut, dan respons empatik mengindikasikan adanya peningkatan keberanian anak dalam berbicara, memperkaya kosakata, serta membantu penyusunan kalimat sederhana secara lebih lancar. Selain itu, komunikasi yang positif menciptakan rasa aman yang mendukung perkembangan sosial-emosional anak. Kebaruan penelitian terletak pada penggunaan prinsip Qoulan Layyina sebagai kerangka komunikasi edukatif berbasis nilai Islami di lingkungan PAUD. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan praktik komunikasi pedagogis dan penguatan pendidikan karakter Islami pada anak usia dini.
Copyrights © 2026