Jurnal Masyarakat
Vol 3 No 1 (2026): June : Jurnal Masyarakat

Program edukasi berbasis komunitas dalam peningkatan literasi pencegahan diabetes mellitus untuk mendukung kesehatan jiwa dan reproduksi remaja

Bety Agustina Rahayu (Program Studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta, Indonesia)
Bariana Widitia Astuti (Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta, Indonesia)
Chanif Kurniasari (Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta, Indonesia)
Sarni Anggoro (Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta, Indonesia)
Ahmad Khamid (Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta, Indonesia)
Tantiana Isnaningsih (Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2026

Abstract

Pendahuluan: Perubahan pola hidup remaja saat ini didominasi oleh ketergantungan digital, pergeseran pola makan, dan tantangan kesehatan mental. Perubahan pola makan remaja ditandai dengan konsumsi makanan tinggi gula. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit Diabetes Mellitus (DM). Selain berdampak pada kondisi metabolik, DM juga berkontribusi terhadap gangguan kesehatan reproduksi dan kesehatan jiwa. Rendahnya literasi kesehatan pada remaja menjadi faktor yang dapat menghambat upaya pencegahan sejak dini. Tujuan: Program ini bertujuan meningkatkan literasi pencegahan Diabetes Mellitus untuk mendukung kesehatan jiwa dan reproduksi remaja melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Metode: Pelaksanaan melalui tahapan identifikasi masalah, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan penyuluhan, diskusi, serta evaluasi. Evaluasi menggunakan kuesioner pengetahuan. Sasaran kegiatan adalah remaja di MA Ibnul Qoyyim sebanyak 35 peserta. Materi yang diberikan meliputi pencegahan DM, pola makan sehat, aktivitas fisik, pengelolaan stres, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Hasil evaluasi dianalisis menggunakan Analisa deskriptif. Hasil: Hasil menunjukkan ada peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko DM dan perilaku hidup sehat. Hasil sebelum pelaksanaan edukasi, sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (42,9%), sedangkan kategori kurang sebanyak 11 responden (31,4%). Setelah dilakukan program edukasi terjadi peningkatan pengetahuan dalam kategori baik sebanyak 28 responden (80,0%). Kesimpulan: Program edukasi berbasis komunitas menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

LJM

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Masyarakat accepts articles from the results of community service in the field of health sciences, including: medicine, nursing, midwifery, psychologists, pharmacy, nutrition, and other health sciences. Letters and commentaries of our published articles are welcome. All submitted ...