Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER KEWARGANEGARAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PESERTA DIDIK DI UPTD SD NEGERI MORU II KABUPATEN ALOR

Sudarto Lukman Lema (STKIP Muhammadiyah Kalabahi)
Murni Murni (STKIP Muhammadiyah Kalabahi)
Didemus Dara Bali (STKIP Muhammadiyah Kalabahi)
Habibul Abdul Haris (STKIP Muhammadiyah Kalabahi)
Indrawati Bura (STKIP Muhammadiyah Kalabahi)



Article Info

Publish Date
13 Jun 2026

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di jenjang Sekolah Dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan identitas nasional. Namun, arus globalisasi dan keterbukaan informasi digital memicu degradasi moral, seperti maraknya tawuran pelajar dan memudarnya nilai kesopanan. Di sisi lain, pembelajaran PKn di sekolah sering kali bersifat formalistik dan kurang mengontekstualisasikan materi dengan nilai-nilai lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan pendidikan karakter kewarganegaraan melalui integrasi kearifan lokal Alor di UPTD SD Negeri Moru II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan peserta didik, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga nilai kearifan lokal utama Alor yang diintegrasikan sebagai "ruh" pembelajaran PKn, yaitu: (1) Lego-lego (simbol persatuan dan kesetaraan/Sila ke-3), (2) Hela Rotan/Belung (budaya gotong royong, asas timbal balik, dan solidaritas sosial), dan (3) Tara Miti Tominuku (falsafah persaudaraan dalam perbedaan). Strategi penguatan dilakukan secara komprehensif melalui intrakurikuler, keteladanan (modeling), penciptaan budaya sekolah (culture building), metode pembelajaran aktif (Project-Based Learning dan Collaborative Learning), kegiatan ekstrakurikuler, serta evaluasi otentik. Integrasi ini memberikan dampak nyata berupa peningkatan sikap toleransi antar peserta didik, penguatan inisiatif gotong royong, serta internalisasi tata krama dan kesantunan dalam berkomunikasi. Implementasi kearifan lokal Alor secara kontekstual terbukti efektif mentransformasikan pengetahuan moral (moral knowing) menjadi tindakan nyata (moral action) dalam kehidupan sehari-hari. Model ini berhasil menyelaraskan nilai-nilai universal kewarganegaraan dengan identitas budaya lokal (global thinking, local acting) sekaligus meminimalisir perilaku negatif seperti perundungan di lingkungan sekolah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JIPDAS

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas ...