Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Peran Hukum Adat Afen Lelang Dalam Memelihara Persaudaraan dan Persatuan di Kampung Bampalola Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur Lema, Sudarto Lukman; Akbal, Muhammad; Manda, Darman
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i3.24405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan (i) Peran Hukum Adat Afen Lelang dalam Memelihara Persaudaraan dan Persatuan di Kampung Bampalola Kabupaten Alor (ii) Upaya Mempertahankan Eksistensi Lembaga Adat sebagai Lembaga Alternatif dalam Memelihara Persaudaraan dan Persatuan di Kampung Bampalola Kabupaten Alor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Bampalola masih mempertahankan dan menghormati hukum adatnya hingga saat ini sehinggga dalam memelihara persaudaraan dan persatuan bisa dapat diatasi oleh adat, peran hukum adat dalam memberikan sanksi sesuai jenis kasus yang dilakukan dengan tujuan agar keserasian dalam kehidupan masyarakat dapat dikembalikan. Upaya untuk mempertahankan eksistensi lembaga adat Afen Lelang dan masyarakat sama-sama menjaga dan mempertahankan tradisi dengan sistem kekeluargaan dan kegotongroyongan yang telah berkembang selama ini. Oleh karena itu dalam memelihara persaudaraan dan persatuan diharapkan agar lembaga adat Afen Lelang terus meningkatkan perannya sebagai lembaga alternatif dalam memelihara persaudaraan dan persatuan sehingga keserasian dalam kehidupan bermasyarakat tetap terjaga dan dalam mempertahankan eksistensi lembaga adat Afen Lelang diharapkan dapat meningkatkan hubungan sistem kekerabatan dengan terus menjaga silaturahim dan mengedepankan kegotongroyongan.
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU DAN SISWA DI SD NEGERI ALALAU KECAMATAN PANTAR TENGAH KABUPATEN ALOR Lema, Sudarto Lukman; Ismail Tamal Biat; Markus Ariston Beri; Kasim, Hasanudin
Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa (Kapasa) : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus KAPASA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MEGAREZKY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37289/kapasa.v4i2.430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinkan guru dan siswa di SD Negeri Alalau Desa Aramaba Kecamatan Pantar Tengah. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Data valid yang diperlukan digali langsung dari kepala sekolah dan beberapa informan lainnya. Referensi yang berkaitan dengan upaya kepala sekolah, kedisiplinan guru dan siswa serta dokumen pendukung lainnya. Data yang diperoleh dari bahan primer maupun sekunder dianalisis secara kualitatif kemudian disajikan secara deskriptif yaitu menjelaskan, menguraika dan menggambarkan sesuai dengan permasalahan yang erat kaitannya dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan guru sudah baik namun kedisiplinan siswa yang masih rendah. Upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru yaitu melalui pemberian teladan, menegur guru yang tidak berdisiplin, melakukan evaluasi hasil kerja dengan memberikan kritik, saran dan motovasi dalam forum rapat koordinasi guru dan karyawan. Upaya ini dilakukan kepala sekolah untuk mengarahkan jajarannya dalam membangun ketaatan terhadap peraturan sekolah menuju kepribadian yang lebih baik. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa yaitu melalui pemberian teguran kepada siswa yang melanggar peraturan berupa pemberian sanksi, motivasi dan panggilan orang tua apa bila siswa melanggar peraturan secara berturut-turut.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Ekowisata di Kabupaten Alor Kasim, Hasanudin; Lema, Sudarto Lukman
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 7 (2025): Proceedings of the 1st National Seminar on Global Health and Social Issue (LAGHOSI)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v7i.1450

Abstract

Latar belakang: pariwisata yang berlangsung merupakan bagian integral dari kegiatan konservasi, memperkuat ekonomi lokal dan mempromosikan rasa hormat yang lebih besar terhadap perbedaan budaya pada masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan strategi pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis ekowisata di Kabupaten Alor. Penelitian ini menggunakan instrumen wawancara mendalam. Lokasi penelitian ini berada di Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan data dikumpulkan oleh peneliti dengan observasi langsung dan wawancara mendalam. Informan pada penelitian ini terdiri dari Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Komunitas Pencinta Pariwisata Lokal (KPPL), Camat Pantar Barat Laut, Pemerintah Desa Kayang, Masyarakat Sekitar Objek Wisata. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis ekowisata di Kabupaten Alor dilaksanakan dengan dua strategi pemberdayaan, meliputi: 1) pemberian pendampingan/pelatihan kepada masyarakat pesisir, dimana pelaksanaan pemberdayaan dapat dilakukan dengan penyuluhan dan pelatihan sehingga dapat meningkatkan kesadaran, motivasi, pengetahuan, keterampilan dan kesetiakawanan dari generasi muda yang membentuk ekowisata yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat lokal, 2) sinergitas dalam program pemberdayaan masyarakat pesisir, dimana pemerintah daerah Kabupaten Alor khususnya Dinas Pariwisata bekerja sama dengan pemerintah desa, akademisi, penggiat pemberdayaan, pemerhati lingkungan, masyarakat dan wisatawan dalam melaksanakan program pemberdayaan ekowisata berkelanjutan untuk kawasan wisata pesisir dengan mengedepankan program pemberdayaan masyarakat.
KEMAMPUAN MENGELOLA DAN MUTU PEMBELAJARAN GURU DI SMP NEGERI 2 PARIGI Rahman, Abdul; Jumadi, Jumadi; Kasim, Hasanudin; Lema, Sudarto Lukman; Ponto, Herlin Pebrianti Yuanita
Phinisi Integration Review Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v8i1.70444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan mengelola pembelajaran guru, bagaimana mutu pembelajaran guru dan bagaimana strategi guru dalam kemampuan mengelola dan mutu pembelajaran. penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kemampuan mengelola pembelajaran guru dikategorikan atas 3 yaitu: a) kategori baik adalah guru menunjukan pengetahuan tentang kemampuan mengelolah pembelajaran; b) kategori cukup baik adalah guru menunjukan kemampuan mengelola pembelajaran dengan menunjukan pengetahuan dengan konsep-konsep pembelajaran secara terstruktur dan sistematis namun tidak menunjukan pengetahuan tentang berbagai pendekatan pedagogis; c) guru kategori kurang baik pada proses pembelajaran adalah perencanaan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai tidak nampak (2) mutu pembelajaran guru adalah dengan mengikutkan para guru dalam forum ilmiah yang menunjang mutu pembelajaran guru (3) strategi guru dalam kemampuan mengelola dan mutu pembelajaran adalah perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang matang berdasarkan perangkat pembelajaran dan pendekatan terhadap siswa yang mempunyai kendala dalam proses pembelajaran baik verbal maupun non verbal.This study aims to analyze how teachers' learning management skills are, how the quality of teachers' learning is, and how teachers' strategies are in managing and quality learning. This study uses a qualitative descriptive research method. In this study, researchers used data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques through data collection, data reduction and drawing conclusions. The results of the study showed that (1) teachers' learning management skills are categorized into 3, namely: a) good category is teachers showing knowledge about learning management skills; b) fairly good category is teachers showing learning management skills by showing knowledge with learning concepts in a structured and systematic manner but not showing knowledge about various pedagogical approaches; c) teachers in the less good category in the learning process are planning learning objectives to be achieved are not visible (2) the quality of teacher learning is by involving teachers in scientific forums that support the quality of teacher learning (3) teacher strategies in managing and quality learning skills are mature learning planning and implementation based on learning tools and approaches to students who have obstacles in the learning process, both verbal and non-verbal.
Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Pendidikan, Pelatihan Dan Pengalaman Mengajar Abdullah, Munandar. M.; Ruswandi, Yudi; Lema, Sudarto Lukman; Rahim, Nurdin
JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik
Publisher : Program Studi Manajemen, STIE Hidayatullah, Depok, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jimp.v2i2.492

Abstract

Untuk mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional, diperlukan guru profesional yang menguasai kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Untuk dapat menguasai empat kompetensi tersebut, guru perlu meningkatkan tingkat pendidikannya, aktif mengikuti pelatihan, dan menjadikan pengalaman mengajar sebagai guru yang terbaik. Penelitian yang dilakukan difokuskan pada peningkatan profesionalisme guru melalui pnedidikan, pelatihan dan pengalaman mengajar di SD Bandung Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat pendidikan, pelatihan, dan pengalaman mengajar sangat signifikan terhadap profesionalisme guru Sekolah Dasar di SDN 135 Turangga dan SDN Arafah dan seberapa besar dampak pendidikan, pelatihan, dan pengalaman mengajar tersebut terhadap profesionalisme guru Sekolah Dasar di SDN 135 Turangga dan SDN Arafah, untuk mengetahui cara kepala sekolah dalam meningkatan profesionalisme guru, strategi yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru, kendala apa saja yang dihadapi dalam peningkatan profesionalisme guru dan solusi yang dilakukan dalam meningkatkan profesionalisme guru. Kajian teori yang menjadi landasan dalam penelitian ini terdiri atas landasan teologis dan landasan teoritis dan diakhiri dengan dengan kajian penelitian terdahulu yang relevan. Untuk mengungkapkan permasalahan penelitian, metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Guru yang mempunyai kinerja yang bagus mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap proses belajar mengajar disekolah. Guru yang memiliki kinerja yang baik dapat membuat suasana belajar di kelas menjadi lebih menyenangkan dan menarik dengan mengkombinasikan antara media dan metode pembelajaran yang tepat.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN DIGITAL MELALUI PELATIHAN BERBASIS TEKNOLOGI Kaibana, Bustami M; Jusriadi, Jusriadi; Lema, Sudarto Lukman; Djasingtang, Alfiati
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36347

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam menyusun materi pembelajaran digital menggunakan aplikasi Canva. Kegiatan ini ditujukan kepada seluruh guru Mis Babul Jihad Moru, yang berjumlah 20 orang. Pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, praktik, demonstrasi, serta diskusi interaktif. Data dikumpulkan melalui angket yang diisi oleh peserta setelah mengikuti pelatihan Canva. Evaluasi dilakukan dengan menilai penggunaan Canva melalui instrumen kepuasan peserta, yang mencakup aspek materi, narasumber, dan praktik. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peserta sangat tinggi, dengan persentase mencapai 90%, termasuk dalam kategori tinggi. Tanggapan dan saran peserta terhadap workshop menunjukkan respon positif dan keinginan agar kegiatan serupa dapat diselenggarakan kembali di masa mendatang. Dengan demikian, pelatihan Canva ini berhasil memberikan manfaat signifikan bagi para guru Mis Babul Jihad Moru dan mendorong pengembangan lebih lanjut dalam pemanfaatan teknologi digital untuk pendidikan.Kata kunci: : Canva, Teknologi; Media Pembelajaran Digital. ABSTRACTThe purpose of this activity was to improve teachers’ abilities and skills in developing digital learning materials using the Canva application. This activity was intended for all teachers of MIS Babul Jihad Moru, totaling 20 participants. The approaches applied in this activity included lectures, hands-on practice, demonstrations, and interactive discussions. Data were collected through questionnaires completed by participants after attending the Canva training. The evaluation was conducted by assessing the use of Canva through a participant satisfaction instrument, which covered aspects of the material, resource persons, and practical activities. The results of the analysis showed that the level of participant satisfaction was very high, reaching a percentage of 90%, which falls into the high category. Participants’ feedback and suggestions regarding the workshop indicated positive responses and a desire for similar activities to be held again in the future. Therefore, this Canva training successfully provided significant benefits for the teachers of MIS Babul Jihad Moru and encouraged further development in the utilization of digital technology for education. Keywords: Canva,Tecnology; Digital Learning Media.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PPKN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI MIS BABUL JIHAD MORU KECAMATAN ALOR BARAT DAYA KABUPATEN ALOR Lema, Sudarto Lukman; Biat, Ismail Tamal; Kaibana, Bustami M.; Umar, Abdul Rasyid
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36246

Abstract

ABSTRAKKomponen paling penting dalam keberlangsungan kegiatan pembelajaran adalah sebuah kurikulum. Kurikulum harus bersifat dinamis yang perlu disesuaikan dengan perkembangan paradigma pergeseran filsafat pendidikan, perubahan sosial, dan mengikuti perkembangan ilmu sains dan teknologi yang ada, serta harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat di wilayah satuan pendidikan. Banyak guru, terutama di MIS Babul Jihad Moru, tidak mampu membuat bahan ajar berbasis kearifan lokal. Dalam rangka pengabdian masyarakat, workshop ini diadakan secara tatap muka selama satu hari, dengan metode ceramah, praktik langsung, dan evaluasi produk. Tujuan dari workshop ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun bahan ajar PPKn yang berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini diikuti oleh enam guru kelas. Hasilnya menunjukkan bahwa 88% peserta mampu mengintegrasikan kearifan lokal dam materi ajar. Sebagai hasil dari workshop, setiap peserta berhasil membuat satu RPP dan bahan ajar yang berbasis kearifan lokal. Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar peserta menganggap kegiatan sangat bermanfaat. Penelitian menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal perlu dilakukan untuk menyederhanakan muatan materi PPKn agar peserta didik mudah untuk memahaminya. Oleh karena itu, kegiatan ini benar-benar membantu meningkatkan kemampuan guru untuk menghadapi tantangan pendidikan di era kekinian.Kata kunci: Kurikulum PPKn; Kearifan Lokal; Sekolah Dasar.  ABSTRACTThe most important component of sustainable learning activities is the curriculum. The curriculum must be dynamic, adapting to evolving paradigms, shifting educational philosophies, social change, and the latest developments in science and technology. The curriculum must also be tailored to the conditions of the community in the educational unit's area. Many teachers, particularly at MIS Babul Jihad Moru, have not yet been able to develop teaching materials based on local wisdom. As part of community service, a one-day face-to-face workshop was held, using lectures, hands-on practice, and product evaluation methods. This workshop aimed to improve teachers' abilities in developing local wisdom-based Civics Education (PPKn) teaching materials. Six classroom teachers participated in the workshop. Results showed that 88% of participants were able to integrate local wisdom into the teaching materials. The workshop resulted in each participant successfully developing lesson plans and teaching materials based on local wisdom. Interviews indicated that most participants found the workshop very beneficial. Research indicates that developing local wisdom-based teaching materials is necessary to simplify Civics Education (PPKn) material for easier student understanding. Therefore, this activity significantly improves teachers' abilities to face the challenges of education in today's era. Keywords: Citizenship Curriculum; Local Wisdom; Elementary School.
PERAN GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER KEWARGANEGARAANPESERTA DIDIK KELAS IV DI UPTD SD NEGERI DULOLONGKECAMATAN ALOR BARAT LAUT KABUPATEN ALOR Hasan, Mahmudin Aba; Lema, Sudarto Lukman; Tut, Rusmin Mulyadin
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kalabahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11377/p0j9ag94

Abstract

Abstract: This study aims to determine and describe two main things, namely (1) the role of teachers in the formation of civic character of fourth-grade students at the UPTD SD Negeri Dulolong, Alor Barat Laut District, Alor Regency, and (2) the driving and inhibiting factors that influence teachers in forming the civic character of students at the school. The researcher was also guided directly by two supervising lecturers, namely Mr. (Sudarto Lukman Lema) as supervisor I and Mr. (Rusmin Mulyadin Tut) as supervisor II. Based on the background of this study, it is based on the importance of civic character education at the elementary school level as an effort to form a generation with character, love for the homeland, responsibility, and ability to live in society according to national values. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection was carried out through interview, observation, and documentation techniques. The research subjects consisted of fourth-grade teachers, students, and parents of students. Data were analyzed descriptively qualitatively through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the role of teachers in the formation of civic character in students at the UPTD SD Negeri Dulolong includes the role of facilitator, guide, motivator, and role model. Teachers not only teach civics material, but also foster students through exemplary attitudes, habits, and character building in the school environment. In addition, this study also found that the driving factors that influence the success of teachers in forming civic character in students include student enthusiasm, parental support, cooperation between school parties, the availability of infrastructure, a conducive school environment, and a curriculum that supports civic values. Meanwhile, inhibiting factors include the lack of involvement of some parents at home, low discipline of some students, and limited facilities to support character activities at school. Thus, the success of the formation of civic character in students at this school is influenced by the integration of various driving factors, the ability of teachers to carry out their roles optimally, and the school's strategy in overcoming various obstacles faced. Keywords: role of teachers, , citizenship character.
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA KELAS IV SD NEGERI DULOLONG BARAT KECAMATAN ALOR BARAT LAUT KABUPATEN ALORPERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA KELAS IV SD NEGERI DULOLONG BARAT KECAMATAN ALOR BARAT LAUT KABUPATEN ALOR dopu, abdilah; Asikin, Yakin AKbar; Lema, Sudarto Lukman
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kalabahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11377/ncvcnq56

Abstract

This study aims to (1) determine the role of teachers in developing fourth-grade students at Dulolong Barat Public Elementary School, Alor Barat Laut District, Alor Regency, and (2) determine the obstacles faced by teachers in developing fourth-grade students at Dulolong Barat Public Elementary School, Alor Barat Laut District, Alor Regency. The method used was descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that teachers act as role models, guides, facilitators, and controllers in shaping students' character, especially the values of discipline, responsibility, honesty, and cooperation. Character formation efforts are carried out through positive habits, role models, and reinforcement of values in the learning process. However, teachers also face obstacles such as students' unsupportive family backgrounds and limited time. In conclusion, the role of teachers is very important in developing students' character, and requires support from parents and the surrounding environment.