Inklusi keuangan merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di tengah perkembangan teknologi keuangan digital. Namun, masih terdapat pelaku UMKM yang menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Perkembangan fintech dan platform digital banking diharapkan mampu menjadi solusi dalam memperluas akses keuangan, termasuk bagi UMKM sektor kuliner di Kota Bandar Lampung. Selain itu, pemanfaatan teknologi keuangan juga perlu ditinjau dari perspektif Islam agar selaras dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fintech dan platform digital banking terhadap inklusi keuangan pada UMKM kuliner di Bandar Lampung, baik secara parsial maupun simultan, serta meninjau inklusi keuangan dalam perspektif Islam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM berpenghasilan rendah di Kota Bandar Lampung yang berjumlah 30.940 UMKM. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 UMKM kuliner. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan Google Form dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan UMKM, yang berarti semakin tinggi pemanfaatan fintech, maka semakin meningkat tingkat inklusi keuangan pelaku UMKM. Platform digital banking juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan, yang menunjukkan bahwa kemudahan, keamanan, dan efisiensi layanan perbankan digital mendorong UMKM untuk lebih aktif menggunakan layanan keuangan formal. Secara simultan, fintech dan platform digital banking berpengaruh signifikan terhadap inklusi keuangan UMKM. Dari perspektif Islam, pemanfaatan fintech dan digital banking dinilai sejalan dengan prinsip syariah selama tidak mengandung unsur riba, gharar, dan maysir, serta memberikan kemaslahatan dalam mendukung aktivitas ekonomi UMKM.
Copyrights © 2026