Pembelajaran musik tradisional Indonesia, khususnya angklung, memerlukan media inovatif yang mampu mengintegrasikan unsur musikal dengan teknologi digital. Sebagai instrumen single-tone, angklung menuntut ketepatan ritme dan tempo agar tercipta harmoni yang sinkron. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, dikembangkan model interpretasi ritme dan tempo berbasis notasi tekstual yang dapat menghasilkan permainan angklung digital secara otomatis. Sistem dirancang dengan tiga modul utama: parser notasi, timing engine, dan audio synthesizer. Notasi seperti “C4-1 D4-0.5 E4-2” dikonversi menjadi pitch, durasi beat, dan waktu eksekusi berbasis tempo (BPM), sehingga nada dapat dijadwalkan secara presisi tanpa delay maupun drift. Metode penelitian menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Kebaruan terletak pada model ritme-tempo khusus angklung digital yang berbeda dari pendekatan MIDI Barat, dengan kontribusi mendukung pelestarian musik tradisional melalui media pembelajaran interaktif.
Copyrights © 2026