Didik Hermanto
Universitas Dian Nuswantoro

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Desa (SIMDes) Layanan Mandiri Desa Tlangoh Kabupaten Bangkalan Jawa Timur Zainudin Zainudin; Didik Hermanto; Hefi Rusnita Sari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2324

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengoptimalkan penerapan Aplikasi SIMDes Layanan Mandiri di Desa Tlangoh, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan. Mitra kegiatan terdiri dari 12 perangkat desa, dengan sasaran masyarakat Desa Tlangoh. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya penggunaan aplikasi SIMDes oleh masyarakat untuk pengurusan surat-menyurat desa. Solusi yang diberikan adalah melalui sosialiasi dan pendampingan dalam penggunaan aplikasi ini. Hasil kegiatan sosialiasi meningkatkan keterampilan perangkat desa dan masyarakat dalam menggunakan aplikasi SIMDes. Pendampingan berhasil meningkatkan jumlah masyarakat yang menggunakan aplikasi untuk mengurus surat menyurat, mencapai 160 kepala keluarga. Data menunjukkan bahwa mayoritas pengguna aplikasi berusia antara 18 hingga 22 tahun. Program sosialiasi dan pendampingan ini terbukti efektif dalam meningkatkan penggunaan Aplikasi SIMDes Layanan Mandiri di Desa Tlangoh, mempercepat administrasi desa dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Optimization of the Village Management Information System (SIMDes) Application for Independent Services in Tlangoh Village, Bangkalan Regency, East Java  The aim of this community service program is to optimize the implementation of the SIMDes Mandiri Service Application in Tlangoh Village, Tanjungbumi District, Bangkalan Regency. The partners involved are 12 village officials, with the target audience being the residents of Tlangoh Village. The issue at hand is the low usage of the SIMDes application by the community for processing village administrative services. The solution to address this issue includes optimizing socialization efforts and providing assistance in using the SIMDes Mandiri Service Application to the residents of Tlangoh Village. The result of the socialization activities was an increase in the skills of village officials and residents in using the SIMDes application. The assistance provided helped increase the number of residents using the application for administrative services to 160 households. Data shows that most users are between 18 and 22 years old. The socialization and assistance program proved effective in increasing the use of the SIMDes Mandiri Service Application in Tlangoh Village, streamlining village administration and making it more accessible to the community. residents of Tlangoh Village, effectively increases the use of the SIMDes self-service application in managing village documents.
SOROBAN DIGITAL BERBASIS COMPUTER VISION DETEKSI GESTURE JARI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF Zudha Pratama; Wildan Mahmud; Moch. Sjamsul Hidajat; Dibyo Adi Wibowo; Didik Hermanto
Information System Journal Vol. 9 No. 01 (2026): Information System Journal (INFOS) - (In Progress)
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/infosjournal.2026v9i01.2672

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar membutuhkan media konkret untuk membantu siswa memahami konsep bilangan dan operasi aritmetika dasar. Soroban (abakus Jepang) telah lama menjadi alat manipulatif yang efektif, namun penggunaannya menurun seiring pergeseran menuju pembelajaran digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan simulasi soroban digital yang dikendalikan dengan gesture jari secara real-time melalui computer vision sebagai media pembelajaran interaktif bagi siswa sekolah dasar. Sistem dibangun menggunakan Python, OpenCV, dan MediaPipe Hands untuk mendeteksi posisi jari serta gesture pinch sebagai mekanisme utama dalam menggerakkan bead soroban digital. Metode penelitian meliputi perancangan sistem, implementasi perangkat lunak, dan evaluasi pengguna untuk mengukur kemudahan penggunaan, interaktivitas, serta pemahaman konsep bilangan. Hasil yang diharapkan adalah media pembelajaran yang intuitif, menarik, dan mudah diakses tanpa perangkat tambahan, dengan kebaruan berupa integrasi soroban digital dan kendali gesture alami berbasis computer vision.
MODEL INTERPRETASI RITME DAN TEMPO DARI NOTASI TEKSTUAL UNTUK SINKRONISASI PERMAINAN ANGKLUNG DIGITAL Dibyo Adi Wibowo; Zudha Pratama; Moch. Sjamsul Hidajat; Didik Hermanto
Information System Journal Vol. 9 No. 01 (2026): Information System Journal (INFOS) - (In Progress)
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/infosjournal.2026v9i01.2673

Abstract

Pembelajaran musik tradisional Indonesia, khususnya angklung, memerlukan media inovatif yang mampu mengintegrasikan unsur musikal dengan teknologi digital. Sebagai instrumen single-tone, angklung menuntut ketepatan ritme dan tempo agar tercipta harmoni yang sinkron. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, dikembangkan model interpretasi ritme dan tempo berbasis notasi tekstual yang dapat menghasilkan permainan angklung digital secara otomatis. Sistem dirancang dengan tiga modul utama: parser notasi, timing engine, dan audio synthesizer. Notasi seperti “C4-1 D4-0.5 E4-2” dikonversi menjadi pitch, durasi beat, dan waktu eksekusi berbasis tempo (BPM), sehingga nada dapat dijadwalkan secara presisi tanpa delay maupun drift. Metode penelitian menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Kebaruan terletak pada model ritme-tempo khusus angklung digital yang berbeda dari pendekatan MIDI Barat, dengan kontribusi mendukung pelestarian musik tradisional melalui media pembelajaran interaktif.