Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh demokratis dan kontrol diri terhadap perilaku cyberbullying pada remaja di Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain kausalitas. Subjek penelitian berjumlah 385 remaja berusia 15– 18 tahun yang merupakan pengguna aktif media sosial, dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen penelitian meliputi Cyberbullying in Social Media Scale (CSMS), skala pola asuh demokratis, dan Self-Control Scale (SCS). Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis dan kontrol diri secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku cyberbullying (p < 0,05) dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,487, yang berarti kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 48,7%. Secara parsial, pola asuh demokratis berpengaruh negatif terhadap perilaku cyberbullying, sedangkan kontrol diri berpengaruh signifikan terhadap perilaku cyberbullying. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran pola asuh orang tua dan kemampuan kontrol diri dalam upaya pencegahan perilaku cyberbullying pada remaja.
Copyrights © 2026