Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran produk pisang manis di Desa Yosowinangun BK 11, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menggunakan wawancara mendalam dengan pemilik usaha rumahan setempat sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran masih tradisional dan kurang memanfaatkan media digital. Promosi dilakukan langsung melalui pasar lokal dan pelanggan setia tanpa perencanaan formal atau penggunaan media sosial yang optimal. Tantangan tambahan meliputi pencatatan keuangan yang buruk, penetapan harga yang tidak berdasarkan analisis biaya, modal terbatas, dan kurangnya pelatihan atau pendampingan UMKM. Selain itu, kemasan dan branding sangat mendasar dan gagal mencerminkan nilai pasar produk secara visual. Meskipun pengusaha tersebut menyatakan keterbukaan terhadap inovasi dan kolaborasi, belum ada kemitraan formal yang terjalin. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan pemasaran digital, manajemen keuangan, dan pendampingan bisnis berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Copyrights © 2026