Penelitian ini mengevaluasi potensi pemanfaatan limbah pertanian daun singkong (Manihot esculenta) sebagai pakan ternak kambing melalui proses fermentasi (silase). Proses fermentasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan menurunkan kadar senyawa antinutrisi pada daun singkong. Pengamatan dilakukan setiap minggu selama 28 hari untuk memantau perubahan aroma, warna, dan tekstur silase. Hasil pengamatan menunjukkan perubahan warna dari hijau menjadi hijau kecokelatan seiring dengan waktu fermentasi, dengan aroma yang berubah menjadi asam dan harum. Tekstur silase tetap lunak selama periode pengamatan. Fermentasi selama 21 hari menghasilkan silase dengan kualitas fisik terbaik berdasarkan perubahan warna, aroma, dan tekstur. Penelitian ini menunjukkan bahwa silase daun singkong berpotensi sebagai pakan alternatif kambing yang murah dan bergizi, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan proses fermentasi dan menganalisis nilai gizinya secara komprehensif.
Copyrights © 2026