Jurnal Patria Bahari
Vol. 6 No. 1 (2026): JPB: MEI 2026

EVALUASI KOLEKTIF KESELAMATAN LIFTING INDONESIA: PENYEBAB KECELAKAAN DAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN RISIKO DI INDUSTRI

Tunggul Ulung Adi Kusumo (Universitas Negeri Semarang)
Muhammad Tegar Miftakhlana (Unknown)
Muhammad Isnaini Nuur Rohman (Unknown)
Afix Zulfikri (Universitas Negeri Semarang)
Muhammad Naufal Syaikhany (Unknown)
Kaleb Priyanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 May 2026

Abstract

Operasi pengangkatan beban (lifting) merupakan aktivitas dengan profil risiko tinggi yang mendominasi statistik kecelakaan kerja di sektor manufaktur dan industri berat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis berbagai temuan mengenai penyebab kecelakaan dan efektivitas pengendalian risiko guna menyusun peta jalan evaluasi kolektif yang adaptif bagi industri nasional. Penelitian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan prosedur PRISMA melalui pencarian literatur komprehensif pada basis data SINTA, Garuda, dan Google Scholar untuk periode 2021-2025. Data dianalisis melalui teknik meta-synthesis dengan pengkodean tematik untuk mengevaluasi karakteristik operasional, pola kegagalan, dan langkah mitigasi dari studi-studi terpilih. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor manusia mendominasi penyebab kecelakaan lifting (>90%), terutama akibat kurangnya pelatihan, operator tidak bersertifikat, serta fenomena normalisasi penyimpangan prosedur. Analisis teknis menunjukkan bahwa komponen wire rope memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi, sementara integrasi metode FMEA dan HAZOP terbukti paling efektif dalam menurunkan potensi kegagalan sistematis secara terukur. Selain itu, ditemukan bahwa profil risiko bersifat spesifik sektoral sehingga memerlukan pendekatan manajemen risiko yang adaptif terhadap kondisi lokal masing-masing klaster industri. Evaluasi kolektif ini menyimpulkan bahwa pengendalian risiko yang optimal harus menggabungkan kekuatan teknis instrumen analisis dengan penguatan budaya keselamatan serta kompetensi operator sebagai lini pertahanan terakhir. Implementasi SMK3 yang konsisten dan berbasis bukti menjadi prasyarat mutlak untuk mencapai lingkungan kerja nihil kecelakaan di industri Indonesia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpb

Publisher

Subject

Engineering Mechanical Engineering Transportation

Description

Maritime Social and Labour Maritime Safety Safety of Navigation Maritime Security and Piracy Maritime Facilitation Human Element for Maritime Industry Marine Environment Maritime Legal Affairs Marine Engineering Port and shipping Maritime Education and ...