Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE)
Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2026

Edukasi Penyakit dan Penggunaan Obat Dispepsia pada Lansia Prolanis Rejosari Dawe Kudus

Istianatus Sunnah (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Muhammad Khudzaifi (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Indriati Hapsari (Puskesmas Rejosari)
Fadli Akbar Faizin (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Sofiana Nur Mardhiyah (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Titis Yunita Erditia (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Faizal Ardiansyah (Universitas Muhammadiyah Kudus)



Article Info

Publish Date
29 May 2026

Abstract

Dyspepsia is a digestive tract disorder that almost everyone experiences, but some people still do not understand the symptoms that arise. Therapies used are generally over-the-counter and restricted-prescription drugs. Some drugs for dyspepsia disorders have specific uses such as being taken before meals, chewed. The lack of information on the use of dyspepsia drugs will result in less than optimal dyspepsia recovery. The purpose of this activity is to provide education and evaluate the level of understanding of the Rejosari elderly regarding the disease, use and storage of dyspepsia drugs. The initial stages of the activity include observation, licensing, implementation of activities and evaluation. This Community Service activity was attended by 30 Prolanis Rejosari elderly, who completed a questionnaire about dyspepsia, then delivered material and evaluated understanding of the material with a post-test. The questionnaire results showed that the Community Service activity was dominated by elderly women aged 76.7%, housewives (60%), and the highest education level was elementary school (40%). The level of understanding of dyspepsia among the elderly was good (63.3%), and their understanding of the use and storage of dyspepsia medication was good (93.33%). There was no significant relationship between age, gender, and education levels and understanding of dyspepsia (p>0.05). Education through PPT and poster media can improve knowledge and understanding of dyspepsia (p<0.05).   ABSTRAK Dispepsia merupakan gangguan saluran cerna yang hampir dialami oleh semua orang, tetapi beberapa masyarakat masih belum memahami gejala-gejala yang timbul. Terapi yang digunakan umumnya obat-obat golongan bebas dan bebas terbatas. Beberapa obat untuk gangguan dispepsia memiliki penggunaan secara khusus seperti diminum sebelum makan, dikunyah. Minimnya informasi penggunaan obat-obatan dispepsia akan menyebabkan tidak optimalnya kesembuhan dispepsia. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi serta mengevaluasi tingkat pemahaman lansia Rejosari terhadap penyakit, penggunaan dan penyimpanan obat dispepsia. Tahapan awal kegiatan dengan melakukan observasi, perizinan, pelaksanaan kegiatan serta evaluasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diikuti 30 lansia Prolanis Rejosari, dengan pengisian kuesioner tentang dyspepsia , kemudian penyampaian materi dan evaluasi pemahaman materi dengan postes. Hasil kuesioner menunjukkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat didominasi lansia perempuan usia (76,7%), status pekerjaan ibu rumah tangga (60%), tingkat pendidikan paling banyak SD (40%). Tingkat pemahaman lansia terhadap penyakit dispepsia kategori baik (63,3%) dan pemahaman tentang penggunaa dan penyimpanan obat dispepsia kategori baik (93,33%). Tidak terdapat hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, pendidikan terhadap pemahaman tentang dispepsia (p>0,05). Edukasi melalui media ppt dan poster dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit dispepsia (p<0,05).

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

IJCE

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Redaksi menerima sumbangan tulisan yang belum pernah dimuat di media lain. Naskah diketik rapi dengan spasi rangkap pada kertas kuarto. Panjang tulisan antara 8-15 halaman. Redaksi berhak melakukan perubahan sepanjang tidak mengurangi atau merubah maksud tulisan. Tulisan yang dimuat akan ...