Lip cream merupakan jenis kosmetik yang digunakan untuk memberikan warna pada bibir. Salah satu jenis tanaman yang dapat memberikan pewarna alami yaitu ada pada umbi bit dan buah naga merah. Senyawa betasianin yang terdapat pada umbi bit dan senyawa antosianin yang ada pada buah naga merah merupakan zat-zat yang memberikan warna alami yang bisa dimanfaatkan untuk pembuatan sediaan lip cream. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah formulasi sediaan lip cream berpengaruh terhadap evaluasi fisik sediaan lip cream kombinasi sari umbi bit dan sari buah naga merah. Pada penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen laboratorium. Formulasi sediaan lip cream yang dibuat menggunakan variasi konsentrasi zat aktif sekaligus pewarna yaitu pada formulasi 1 menggunakan konsentrasi pewarna sari umbi bit sebanyak 5%, sari buah naga merah sebanyak 15%. Pada formulasi 2, sari umbi bit sebanyak 10% dan sari buah naga merah sebanyak 10%. Pada formulasi 3, sari umbi bit sebanyak 15% dan sari buah naga merah sebanyak 5%. Evaluasi fisik yang dilakukan meliputi, uji organoleptis, pH, homogenitas, daya oles, daya lekat, daya sebar dan iritasi. Seluruh sediaan memiliki aroma vanilla, berbentuk semi padat, homogen dan memiliki daya oles baik, F1 berwarna pink, F2 berwarna pink muda, F3 berwarna coklat muda. Sediaan memiliki pH rata-rata 4,56 – 4,8, nilai daya sebar baik tidak lebih dari 7 cm, dan nilai daya lekat yang lebih dari >60 detik. Uji iritasi telah dilakukan pada responden dan tidak didapatkan tanda iritasi pada kulit responden. Berdasarkan hasil analisis statistik ANOVA One Way terdapat perbedaan signifikan antar formula terhadap nilai uji daya lekat dengan nilai signifikansi <0,001, tetapi tidak dengan nilai pH dan daya sebar dengan nilai signifikansi >0,05. Pada ketiga formula sediaan lip cream yang telah berhasil dibuat dan melalui tahapan evaluasi fisik menunjukkan hasil bahwa sediaan sesuai persyaratan baik.