Etos kerja merupakan faktor strategis dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia. Dalam masyarakat Muslim, Al-Qur’an berperan sebagai sumber nilai yang membentuk sikap, motivasi, dan perilaku kerja. Namun, dalam realitas sosial, nilai-nilai etos kerja Qur’ani belum sepenuhnya terinternalisasi sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas, integritas dan kedisiplinan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep etos kerja dalam Al-Qur’an sebagai pilar produktivitas dalam perspektif wahyu serta mengkaji implementasinya dalam bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui tafsir tematik (maudhu’i). Data diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan kerja, didukung oleh tafsir klasik dan kontemporer serta literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja Qur’ani tidak hanya menekankan aspek teknis dan material, tetapi juga memuat dimensi spiritual, moral, dan sosial sebagai fondasi produktivitas dan profesionalitas. Kerja dipahami sebagai bagian dari ibadah, manifestasi keimanan, dan sarana aktualisasi potensi manusia sebagai khalifah di bumi. Nilai-nilai itqan, ihsan, amanah, istiqamah, dan ta’awun menjadi kerangka normatif produktivitas yang adil dan berkelanjutan. Kesimpulan penelitian ini bahwa etos kerja Qur’ani merupakan alternatif konstruktif atas krisis etika kerja modern dan relevan untuk diimplementasikan secara holistik dalam pendidikan.
Copyrights © 2026