p-Index From 2021 - 2026
7.185
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Irfani Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Hikmah Jurnal Diskursus Islam Jurnal Adabiyah EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Diwan : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Yupa: Historical Studies Journal Naditira Widya Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Pusaka : Jurnal Khazanah Keagamaan Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business ad-Dawaa : Journal of Pharmaceutical Sciences At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam JURNAL ILMIAH EDUKATIF Didaktika: Jurnal Kependidikan JENTRE Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) JENTRE: Journal of Education, Administration, Training and Religion Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin dan Filsafat Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa : Journal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Majority Science Journal El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovative and Creativity RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Multidisciplinary Indonesian Center Journal Journal of Arabic Studies Jurnal Ilmu Agama Indonesia (JIGAMNA) EDULEC
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemikiran Muhammad Awwamah Seputar Keragaman Pendapat Para Pakar Fikih Tentang Hadis Rasulullah Mardan, Mardan
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 14, No 2 (2013): Al-Hikmah Journal for Religious Studies
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Muhammad Awwamah, setiap Muslim penting untuk mengetahui keragaman pendapat para Imam Mujtahid, baik melalui analisa ilmiahnya maupun melalui amaliahnya. Karena dengan itu, umat Islam memperoleh hikmah bagaimana ketelitian dan kecemerlangan pengetahuan mereka, bagaimana mereka menarik suatu simpulan hukum dari sumber utamanya, yaitu Alquran dan sunnah Nabi saw. Dalam menelaah Alquran dan sunnah Nabi saw;  selain kecerdasan juga faktor ketenangan, ketenteraman, dan kebahagiaan hidup itu, mengundang kemampuan strategis, sehingga simpulan hukum yang dihasilkannya dapat tampak dalam realitas kehidupan, bahwa memang agama Islam adalah kebenaran dari Allah dan menjadi rahmat bagi alam semesta, mengantarkan hidup manusia maju, sejahtera, damai, dan bahagia dunia dan akhirat. Keragaman pendapat para imam mujtahid itu merupakan jalan masuk menuju berbagai aspek ijtihad.
Peradaban Perspektif Al-Qur’an Mardan, Mardan
Jurnal Adabiyah Vol 14, No 2 (2014): Jurnal Adabiyah
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muslims regard him as a great civilization. But in Indonrsia, Muslims were not able to demonstrate the existence of the Islamic civilization, because in general, Muslim nations are under the feet of colonization, poor, in ignorance and backwardness. In the perspective of the Quran, the quality of a person is determined by his faith in Allah. Is being determined by the quality of the faith of its science,; while quality is determined by the extent to which science has been practiced. Practice-practice knowledge that is based on the true faith of both physical-material and moral-spiritual that is, in essence, "Islamic civilization" and it was also the real wealth for every believer.
Semiotika Perempuan Dalam Kisah Al-Qur’an Mardan, Mardan
Jurnal Adabiyah Vol 13, No 1 (2013): Jurnal Adabiyah
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This writing discusses about women semiotics in the stories told in al-Qur’an. The signs of women in al-Qur’an is interisting to study,  using semiotic approach mainly in understanding the real meaning on women empowerment procces and its implementation in gender perspective. In al-Qur’an there are numbers of symbols pointing out the meaning of womens such is zauj, imraah, umm. Within the pramework of women empowerment, it is neccessary to actualize the quranic exegessis through the stories disclosed in al-Quran that women stand equal with man in any ways except in natural aspect. Al-Qur’an has given large space to women to have double function both domestic and formal.
NASKAH ARAB DAN LONTARA DI SULAWESI SELATAN, BARAT, DAN TENGGARA Muhaeminah, Muhaeminah; mardan, mardan
Naditira Widya Vol 3, No 2 (2009): Naditira Widya Vol. 3 No.2
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/nw.v3i2.181

Abstract

Old manuscript discovered in South, West, and Southeast Sulawesi are usually written in Buginese letter (lontara) and Arabic Serang letter in local language. Manuscript written in Arabic using local language were found in Wolio each indicating the same content concerning Islamic wisdom similar to the Quran and also comprises the hadist, fiqh, and players. The manuscript are in degrading forms, incomplete and do not bear date, however, water marks are present indicating the chronology. Navertheless, there are old manuscript are well kept in the regional museum and archive office.
Kaidah-Kaidah Kemukjizatan Al-Qur’an Berhubungan dengan Al-Ijaz (Ringkasan) dan Wa Al-Itnab (Berurutan) dalam Al-Qur’an Lukman, Lukman; Bakar, Achmad Abu; Mardan, Mardan
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 6, No 02 (2021): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v6i02.2034

Abstract

Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi kaum muslimin dan muslimat juga berfungsi sebagai mukjizat. Kaidah-kaidah kemukjizatan Al-Qur’an yang berhubungan dengan al-Ijaz dan al-Itnab sebagai salah satu pembahasan yang disuguhkan kepada peminat dan pembaca kajian tafsir Al-Qur’an yang berhubungan dengan bentuk kaidah-kaidah  kemukjizatan. Untuk mengurai pokok permasalahan, penulis menggunakan pendekatan tafsir disamping pendekatan-pendekatan lain yang relevan dengan pembahasan di antaranya pendekatan lughawi. Dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan penelitian kepustakaan (Library research) dan dikategorikan sebagai penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ijaz dan itnab mengusung bentuk penyajian makna yang ringkas dan berurutan dalam Al-Qur’an. Di antara kemukjizatan Al-Qur’an yang dikemukakan oleh para ulama antara lain: I‘jaz Balaghi (sastra) bahwa sastra Al-Qur’an tidak dapat ditandingi oleh karya sastra manapun. Sehingga pembahasan tentang I‘jaz balaghi terdapat pembahasan khusus mengenai Ijaz wa al-Itnab.  Uslub ini sebagai salah satu bentuk kemukjizatan Al-Qur’an. Ijaz  sebuah usaha untuk menjelaskan ayat-ayat Al-Qur’an yang lafalnya ringkas tapi mempunyai makna yang cukup bervariasi, sedangkan al-Itnab adalah lafalnya panjang atau adanya penambahan lafal terhadap makna yang dikandungnya.
Pemikiran Muhammad Awwamah Seputar Keragaman Pendapat Para Pakar Fikih Tentang Hadis Rasulullah Mardan Mardan
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 14 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Muhammad Awwamah, setiap Muslim penting untuk mengetahui keragaman pendapat para Imam Mujtahid, baik melalui analisa ilmiahnya maupun melalui amaliahnya. Karena dengan itu, umat Islam memperoleh hikmah bagaimana ketelitian dan kecemerlangan pengetahuan mereka, bagaimana mereka menarik suatu simpulan hukum dari sumber utamanya, yaitu Alquran dan sunnah Nabi saw. Dalam menelaah Alquran dan sunnah Nabi saw;  selain kecerdasan juga faktor ketenangan, ketenteraman, dan kebahagiaan hidup itu, mengundang kemampuan strategis, sehingga simpulan hukum yang dihasilkannya dapat tampak dalam realitas kehidupan, bahwa memang agama Islam adalah kebenaran dari Allah dan menjadi rahmat bagi alam semesta, mengantarkan hidup manusia maju, sejahtera, damai, dan bahagia dunia dan akhirat. Keragaman pendapat para imam mujtahid itu merupakan jalan masuk menuju berbagai aspek ijtihad.
Semiotika Perempuan Dalam Kisah Al-Qur’an Mardan Mardan
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 13 No 1 (2013): Jurnal Adabiyah
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This writing discusses about women semiotics in the stories told in al-Qur’an. The signs of women in al-Qur’an is interisting to study,  using semiotic approach mainly in understanding the real meaning on women empowerment procces and its implementation in gender perspective. In al-Qur’an there are numbers of symbols pointing out the meaning of womens such is zauj, imraah, umm. Within the pramework of women empowerment, it is neccessary to actualize the quranic exegessis through the stories disclosed in al-Quran that women stand equal with man in any ways except in natural aspect. Al-Qur’an has given large space to women to have double function both domestic and formal.
Peradaban Perspektif Al-Qur’an Mardan Mardan
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 14 No 2 (2014): Jurnal Adabiyah
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muslims regard him as a great civilization. But in Indonrsia, Muslims were not able to demonstrate the existence of the Islamic civilization, because in general, Muslim nations are under the feet of colonization, poor, in ignorance and backwardness. In the perspective of the Qur'an, the quality of a person is determined by his faith in Allah. Is being determined by the quality of the faith of its science,; while quality is determined by the extent to which science has been practiced. Practice-practice knowledge that is based on the true faith of both physical-material and moral-spiritual that is, in essence, "Islamic civilization" and it was also the real wealth for every believer.
Tafsir Karya 'Â'isyah 'Abd Al-Rahmân Bint Al-Syâthi' (Suatu Rekonstruksi Metodologi Tafsir Kontemporer) Mardan Mardan
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 11 No 2 (2011): Jurnal Adabiyah
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Â’isyah ‘Abd. Al-Rahmân Bint al-Syâthi' (l.1913 M) was an Egyptian modern Moslem thinker. She was a professor in langustics and Arabic literature as well as quranic studies. One of her works is al-Tafsîr al-Bayâniy li al-Qur'ân al-Karîm”. This work was done as a response to the real condition of tafsir which merely focused on traditional interpretation. Bint al-Syati tried to interprete al-Quran with contextual and holisitic approach. This can be seen from the explanation of mufradat, tartîb, linguistics, as well as zawûq al-lugah. She then explained munasabat (relation) and the content of al-Quran. Shortly, method applied by Bint Syati is a modern interpretation.
THE QUR'ANIC PERSPECTIVE ON DISASTER SEMIOTICS Mardan Mardan
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 18 No 2 (2018): Islamic Studies
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v17i118i2a7

Abstract

This research entitled The Qur'anic Perspective on Disaster Semiotics. It uses interpretive approach with the method of tafsīr maudū'ī" and comprehensive semantic analysis. The object of this research is The Qur'an verses concerning with disasters. The results indicate that the disaster semiotics in the Qur'an, include the following terms: al-balā', al-musībah, al-fitnah, and al-‘azāb. From these words, several facts are obtained: (1) disaster as a test is a necessity of life for mukallaf humans, which is carried out by God himself without the involvement tried in determining the way, time, and form of the disaster; (2) a disaster, which is a necessity of life including spaciousness and life suffering, whose levels are in accordance with the level of one's faith, the higher experience disasters more severe than others; (3) the disaster in the form of God's gift or favor cannot be used as evidence of divine affection as suffering does not always mean His wrath; (4) disasters come, in addition to natural factors, also because of human sins. If that also happens, humans must respond to the disaster as education and divine enlightenment, as a blessing to believers, and a warning to sinners and punishment for those who are unjust and overreach. 
Co-Authors Abd Rahim Abd. Rahman Abdul Mannang Abdul Rachman Sahrani Abdul Rahman Abubakar, Achmad Achmad Abu Bakar Achmad Abu Bakar Achmad Abubakar Afrisusnawati Rauf Ahmad M. Latief Aisyah Arsyad Aksa Aksa, Aksa Alamsyah Halim AMIN, ROSMINI Amrah Kasim Andi Eki Dwi Wahyuni Andi Fadhil Andi Aderus Asriadi Asriadi Aswan, Ahmad Rathomi Ayu Gintari Ayub, Satry Baharuddin Baharuddin Bahrah, Mena Bakar, Achmad Abu Basri, Syamsuriana Bohari, Nasri Djunaidi, RasyifWildan Ernawati Farhani, Aan Farid Rahman Hamsa Gishar Hamka Gishar Hafid, Hapsah Hapsah Hafid Hasyim, Junaedi Herlin Pebrianti Yuanita Ponto Herlin Pebrianti Yuanita Ponto HL, Muh. Nur As'ad Isriany Ismail Jalaluddin Rum Jelita Inayah Sari Kamaluddin Abunawas Kamaluddin Nurdin Marjumi Kasjim Salenda Lukman Lukman Lukman Lukman Syamsuddin M. Yusuf Masuwd, Mowafg Megawati - Milawati Milawati Moge, Romi Mohamad Harjum Muh Yusuf Muh. Suwardi Muh. Yusuf Muh.Yusuf Muhaeminah Muhaeminah, Muhaeminah Muhamamd Yusuf Muhammad Irham Muhammad Mukhtar S Muhammad Sadik Muhammad Yusuf MUHAMMAD YUSUF Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muthmainnah Muthmainnah Nahdhiyah Nahdhiyah Nahdhiyah Nahdhiyah Nahdiyah Nahdiyah Nur Apriyani Nurfadilah Nurfadilah Nurul Aqidatul Izzah Poppy Hippy Rahmat. R Rahmi Damis Ramli L. Rauf, Afrisusnawati Ridwan Sahrani Rusydi Khalid RUWIAH ABDULLAH BUHUNGO Sabry, Sadik Said, Muhammad Fikran Saleh, Ummu Sulaimah Saniasa saniasa Sembiring, Rinawati Soga, Zainuddin Sri Ayu Andari Putri Alwaris Sri Nilawati Syahran, Muhammad syahrir syahrir Tola, Achmad Umar Umar Veraferial Muchtar Wa Ode Ramla