Penelitian ini mengkaji implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam program Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap pengurus, relawan, staf, serta masyarakat penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMI Kota Bandung mengimplementasikan nilai kemanusiaan secara nyata melalui layanan donor darah, ambulans 24 jam, dan edukasi pertolongan pertama. Nilai-nilai kewarganegaraan seperti toleransi, nasionalisme, tanggung jawab, dan gotong royong terwujud dalam praktik sehari-hari yang didorong motivasi altruistik para relawan dan petugas. Namun, PMI masih menghadapi tantangan berupa krisis regenerasi pendonor dan relawan dari kalangan generasi muda akibat ketakutan, mitos, serta pergeseran nilai ke arah individualisme di era digital. PMI perlu mengembangkan strategi edukasi yang lebih inovatif dan adaptif untuk menjaga keberlanjutan program kemanusiaan di tengah dinamika sosial masyarakat urban.
Copyrights © 2026