Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan minat belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dengan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan di SDN Banjar Agung 4 Kota Serang dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode eksperimen (Quasi Eksperiment). Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan minat belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok control dengan nilai signifikansi 0,029. Simpulan penelitian ini menunjukan bahwa model TGT memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap peningkatan minat belajar peserta didik dibandingkan model PBL.
Copyrights © 2026