Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan sosial pada anak usia 4-5 tahun (Kelompok A) di PAUD Mawar Jingga Terusan, yang ditandai dengan sikap egosentris dominan (55,5%), rendahnya keberanian berkomunikasi (29,3%), dan kesulitan berbagi (15,2%). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan sosial anak melalui implementasi metode role play (bermain peran). Metode penelitian yang digunakan adalah praktik langsung yang melibatkan empat tahap utama: observasi dan analisis situasi, perencanaan media, implementasi, serta evaluasi dan refleksi. Simulasi dilakukan dengan tema "Pasar Tradisional", di mana anak-anak memerankan figur seperti pedagang, pembeli, dan kasir menggunakan media kreatif dari bahan daur ulang. Hasil penelitian menunjukkan adanya progres signifikan pada kemandirian, kelancaran berbicara, serta empati anak. Metode role play terbukti efektif dalam memberikan kebebasan berekspresi, melatih kerja sama, memperkuat kapasitas berbicara, dan mengedukasi anak dalam resolusi masalah. Penelitian ini memberikan panduan aplikatif bagi pendidik dalam melakukan intervensi dini untuk mempercepat kematangan interpersonal anak.
Copyrights © 2026