Fenomena moonlighting di kalangan guru sekolah swasta menjadi isu krusial yang berpotensi mendegradasi kualitas instruksional akibat terbaginya fokus profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hubungan antara motivasi kerja, intensitas kegiatan moonlighting, dan kinerja mengajar guru di lingkungan sekolah Muhammadiyah Kabupaten Karo. Menggunakan desain kuantitatif-korelasional, penelitian ini menerapkan studi sensus terhadap seluruh populasi guru (N=40). Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi berhubungan positif dan signifikan dengan kinerja mengajar (r = 0,689; p < 0,001), sementara moonlighting berhubungan negatif dan signifikan dengan kinerja (r = -0,430; p = 0,001). Lebih lanjut, ditemukan korelasi negatif yang kuat antara motivasi dan moonlighting (r = -0,697; p < 0,001). Temuan ini menyimpulkan bahwa motivasi tinggi berperan sebagai determinan utama kinerja sekaligus faktor pelindung terhadap kecenderungan mencari pekerjaan sampingan. Secara praktis, sekolah perlu merumuskan strategi penguatan motivasi dan kesejahteraan untuk meminimalisir dampak negatif moonlighting terhadap efektivitas pembelajaran.
Copyrights © 2026