SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) bertujuan untuk menyiapakan tenaga kerja terampil yang sesuai profesi bidang yang dipilih, maka kerja sama antara SMK dan industri menjadi bagian sistem pendidikan yang sangat penting. Realitanya, banyak yang menganggap lulusan SMK belum memiliki kualitas kerja yang baik untuk kebutuhan industri. SMK yang tujuan awalnya menyiapkan peserta didik untuk langsung berkerja akan tetapi pada kenyataannya masih banyak lulusan yang belum bekerja. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian bertujuan untuk menganalisis peran industri dalam proses rekrutmen tenaga kerja di SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data penelitian diperoleh dari informan yang memiliki kemampuan dan kesesuaian dengan kasus dan diperkuat dengan adanya dokumentasi kegiatan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan meliputi reduksi data, penyajian data, dan diakhiri penarikan kesimpulan dengan metode trianggulasi data. Hasil penelitian yang dilakukan menemukan bahwa terdapat empat poin terkait dengan peran industri dalam proses rekrutmen tenaga kerja di SMK. Pertama, pihak SMK melalui BKK (Bursa Kerja Khusus) telah menjalin kerja sama yang baik dengan pihak industri sehingga informasi kebutuhan tenaga kerja selalu sampai ke SMK. Kedua, proses rekrutmen diawali dengan pihak industri memberikan informasi ke SMK kemudian pihak SMK mengorganisir informasi tersebut untuk melaksanakan proses rekrutmen sesuai kesepakatan dengan pihak industri. Ketiga, proses evaluasi terkait dengan aspek penilaian kelulusan oleh pihak industri meliputi kelengkapan dokumen persyaratan, kemampuan fisik, psikotes, interview, dan diakhiri dengan tes kesehatan. Keempat, dengan adanya kegiatan ini siswa dan alumni SMK mendapatkan kesempatan untuk bekerja sesuai dengan keahliannya.
Copyrights © 2026