Abstrak merupakan gambaran lengkap terkait penelitian yang ditulis secara ringkas dan jelas. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi digital praktis siswa, seperti kekakuan motorik dasar dan lemahnya kemampuan troubleshooting mandiri, akibat dominasi metode konvensional yang berpusat pada guru di jenjang vokasi. Solusi yang diusulkan adalah implementasi media pembelajaran interaktif berbasis website yang mengintegrasikan Canva, Wayground, dan Kahoot, serta dilengkapi asisten virtual cerdas (AI Chat). Metode penyelesaian masalah menggunakan pendekatan kuantitatif kuasi-eksperimen (Pretest-Posttest Control Group Design) yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kupang dengan sampel sebanyak 72 siswa (36 kelas eksperimen dan 36 kelas kontrol). Kontribusi dari usulan ini adalah terciptanya ekosistem belajar mandiri yang mampu merangsang error-based learning tanpa ketergantungan fisik pada pendidik. Tujuan penelitian ini adalah mengukur pengaruh penerapan media tersebut terhadap kompetensi digital siswa pada mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial. Hasil yang diperoleh menunjukkan rata-rata nilai post-test kelas eksperimen melonjak menjadi 88,44 dibandingkan kelas kontrol (61,31), dengan efektivitas N-Gain berkategori tinggi sebesar 70,98%. Pengujian hipotesis Mann-Whitney U menghasilkan nilai signifikansi 0,001. Kesimpulannya, integrasi media interaktif berbasis website memberikan pengaruh positif yang sangat signifikan dalam mendongkrak kemampuan teknis operasional dan kemandirian pemecahan masalah siswa SMK.
Copyrights © 2026