Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli merupakan sentra produksi bawang merah dengan potensi tinggi, namun nilai ekonomi usaha tani masih rendah akibat pengolahan pascapanen konvensional dan akses pasar terbatas. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan pendapatan Kelompok Tani “Wetan Subur” melalui penerapan IPTEKS terintegrasi. Metode menggunakan Participatory Action Learning System (PALS) melalui tahapan penyadaran, penguatan kapasitas, implementasi teknologi, pendampingan, dan pelembagaan. Kegiatan meliputi instalasi mesin cleaner-sorter berbasis solar cell, pelatihan diversifikasi produk, desain kemasan, manajemen usaha, serta pemasaran digital. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan pretest–posttest dan pengukuran teknis (waktu sortasi, kapasitas produksi, dan pendapatan). Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 52% menjadi 84%, efisiensi sortasi 58%, penambahan produk olahan dari 1 menjadi 2 jenis, serta peningkatan pendapatan 60,9% / musim tanam. Program ini efektif meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha tani secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026