Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
Vol 4 No 3 (2026): 2026

Pilkada Melalui DPRD vs Kekhawatiran Hegemoni KIM Plus

Bintang Shaquelle Wardhana (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Ilham Ramadhan (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Rania Syabilla Azzahra (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Reyhan Rahman Haritz (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Sayyid Verrel (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Syahlevi Raissa Airlangga (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Yudha Putra Perkasa (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Zahra Jinan Thahirah (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Abdul Ghofur (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Hendika Wicaksana (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2026

Abstract

Wacana pengembalian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran dan minimalisasi biaya politik. Namun, diskursus ini menguat di tengah dominasi koalisi super-mayoritas "KIM Plus" pada konstelasi politik nasional dan daerah. Artikel ini menganalisis potensi hegemoni dan konsentrasi kekuasaan elite jika Pilkada melalui DPRD diterapkan di bawah kendali koalisi raksasa tersebut, serta implikasinya terhadap demokrasi lokal. Melalui metode kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (Norman Fairclough) dan teori hegemoni (Antonio Gramsci), penelitian ini menemukan bahwa narasi efisiensi hanyalah alat legitimasi hegemonik elite. Tujuannya adalah menggeser esensi demokrasi dari partisipasi publik menjadi prosedur administratif minimalis. Di bawah dominasi KIM Plus, Pilkada tidak langsung berisiko mengubah akuntabilitas vertikal (kepada rakyat) menjadi horizontal (kepada elite partai) dan mengisolasi politik dalam negosiasi tertutup. Kesimpulannya, Pilkada melalui DPRD di tengah dominasi koalisi tunggal akan memicu kemunduran demokrasi lokal (democratic backsliding) dan menciptakan demokrasi prosedural semu yang dikendalikan oligarki.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

AlZayn

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan ...