Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi flexible working arrangement (FWA) dan pengaruhnya terhadap work-life balance (WLB) dan kinerja periset pada Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OREM), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara yang dilakukan pada tahun 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah periset yang bekerja di OREM kawasan sains dan teknologi BJ Habibie, Serpong. Informan ditentukan melalui purpose sampling. Data yang digunakan adalah data primer hasil wawancara dan data sekunder berupa dokumen laporan kinerja OREM. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (i) periset OREM mendukung implementasi sistem kerja FWA dengan kuantitas WFO lebih banyak dibandingkan WFA/WFH, (ii) periset tidak merasa terganggu kehidupan pribadinya dengan implementasi FWA, (iii) kinerja periset tetap baik dengan FWA melalui pengawasan intens oleh pimpinan OREM, (iv) dukungan teknologi komunikasi dan cloud computing memudahkan kelompok periset dalam implementasi FWA, (v) pertemuan kelompok periset secara langsung (luring) akan membangun keterikatan kerja lebih baik, dan (vi) aplikasi sistem kehadiran harus mendukung bukti jam kerja periset saat melebihi jam kerja konvensional.
Copyrights © 2026