Stres pengasuhan merupakan kondisi dimana orang tua mengalami perasaan tidak menyenangkan baik secara psikologis maupun fisiologis akibat tekanan pada proses pengasuhan. Budaya patriarki di Indonesia menempatkan ibu sebagai pemilik tanggung jawab terbesar dalam proses pengasuhan anak, utamanya saat mengasuh anak usia balita. Stres pengasuhan pada ibu balita merupakan masalah kesehatan mental yang sering terabaikan. Diperlukan program intervensi yang komprehensif dan terstruktur untuk mengatasi permasalahan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan program intervensi terintegrasi untuk mereduksi stres pengasuhan pada ibu balita. Pengembangan program dilakukan dengan menggunakan metode intervention mapping. Metode ini berdasarkan teori dan bukti empiris untuk memastikan efektivitas program. Disusunlah program “PELUK (Peduli Emosi Lewat Upaya Kolaboratif) Ibu”, yang mengintegrasikan dua intervensi yaitu pelatihan penerapan coping strategy yang tepat dan adaptif bagi ibu balita serta layanan deteksi dini stres pengasuhan dalam kegiatan Posyandu. Program pengembangan ini diharapkan dapat mengisi kesenjangan layanan kesehatan mental di masyarakat dan diadopsi sebagai model intervensi terhadap stres pengasuhan yang terintegrasi dengan layanan kesehatan yang sudah berjalan.
Copyrights © 2026