Krisis moral pada Generasi Z menjadi tantangan penting dalam dunia pendidikan, khususnya di tingkat SMA. Perkembangan teknologi digital dan media sosialmemengaruhi perilaku, pola pikir, serta nilai moral pesertadidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan penyebab krisis moral Generasi Z, tantangan yang dihadapi guru dan sekolah, serta strategi pengembangan pembelajaran untuk mengatasinya. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif melalui analisis berbagai sumber literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis moral ditandai dengan menurunnya etika sosial, rendahnya tanggung jawab, dan meningkatnya pengaruh negatif media sosial. Guru dan lembaga pendidikan menghadapi tantangan berupa kesenjangan generasi, ketergantungan digital siswa, dan lemahnya pendidikan karakter. Namun, perkembangan teknologi juga membuka peluang untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif dan berbasis karakter melalui pemanfaatan teknologi, model pembelajaran aktif, serta penguatan peran guru. Dengan demikian, pengembangan pembelajaran di SMA perlu dilakukan secara adaptif dan berkelanjutan agar mampu membentuk peserta didik yang cerdas sekaligus berkarakter.
Copyrights © 2026