Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fear of missing out (FoMO), self-control, dan impulse buying terhadap pengelolaan keuangan pribadi pada komunitas penggemar K-Pop. Kemudian, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota komunitas BTS ARMY INDONESIA AMINO BALI (BAIA BALI) dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel fear of missing out (FoMO) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi yang di mana artinya semakin tinggi tingkat FoMO, maka Pengelolaan Keuangan juga cenderung meningkat. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang mempunyai tingkat FoMO lebih tinggi cenderung lebih memperhatikan dan menyesuaikan kondisi keuangannya, sehingga pengelolaan keuangan yang dilakukan menjadi lebih baik. Selanjutnya, ditemukan juga bahwa variabel self–control berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi yang mengindikasikan bahwa tingkat pengendalian diri yang tinggi berkontribusi pada efektivitas pengelolaan keuangan individu. Kemudian, ditemukan juga bahwa variabel impulse buying tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi pada subjek penelitian ini. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa faktor psikologis dan perilaku konsumtif memiliki peran penting dalam membentuk pengelolaan keuangan pribadi, khususnya pada penggemar K-Pop.
Copyrights © 2026