Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak alih fungsi lahan terhadap pendapatan masyarakat serta pola spasial pendapatan dan alih fungsi lahan di kecamatan sekarbela, kota mataram. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuisioner dan wawancara, yang di analisis menggunakan uji Mann-Whitney U serta analisis spasial LISA dan indeks Moran’s I melalui Geoda. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan median pendapatan yang signifikan antara masyarakat yang melakukan dan tidak melakukan alih fungsi lahan, serta mayoritas wilayah berada pada kategori tidak signifikan dengan autokeralasi spasial yang lemah. Secara umum, alih fungsi lahan belum berpengaruh signifikan terhadap pendapatan masyarakat dan dampaknya cenderung bersifat lokal.
Copyrights © 2026