Penelitian ini bertujuan untuk menampilkan bentuk-bentuk ketidakberdayaan pada para tokoh perempuan yang diambil dari objek berupa tujuh cerita pendek karya Ahmad Tohari yang berasal dari antologi cerpen Senyum Karyamin dan Mata yang Enak Dipandang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode baca-catat. Sumber data pada penelitian ini diambil dari dialog dan adegan yang menunjukkan keberadaan bentuk-bentuk ketidakberdayaan pada para tokoh perempuan. Penelitian ini menggunakan kajian feminisme sosialis pendapat Silvia Federici (2004) untuk menganalisis bentuk-bentuk ketidakberdayaan pada para tokoh perempuan di dalam tujuh cerpen tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakberdayaan perempuan yang ditampilkan memiliki beberapa bentuk seperti subordinasi dalam pemaksaan reproduksi; subordinasi dalam bentuk pembatasan ekonomi; subordinasi dalam ranah peran dan posisi domestik perempuan; marginalisasi dalam bentuk pengucilan perempuan dalam kehidupan sosial; pengorbanan serta pengambilan risiko berlebih perempuan dalam marginalisasi ekonomi; dan beban kerja ganda.
Copyrights © 2026