Penelitian ini diawali dengan adanya temuan mengenai minimnya pemahaman siswa kelas VIII F di MTs Manbail Futuh terkait materi tajwid dalam pelajaran Al-Qur’an Hadits. Evaluasi awal menunjukkan bahwa dari 32 siswa, hanya 15 siswa atau 46,9% yang berhasil memenuhi standar kelulusan minimum (KKM). Sementara itu, 17 siswa lainnya atau 53,1% masih berada di bawah KKM dengan perolehan nilai berkisar antara 60 hingga 75. Fokus penelitian ini adalah untuk memperbaiki pemahaman materi tajwid dengan mengimplementasikan Modul Ta’lim Qur’an. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dijalankan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahapan penjadwalan, implementasi tindakan, pengamatan, dan evaluasi diri. Subjek studi ini adalah 32 siswa kelas VIII F MTs Manbail Futuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, diskusi, tes, dan pengumpulan dokumen pendukung. Hasil studi mengindikasikan bahwa penggunaan Modul Ta’lim Qur’an efektif dalam meningkatkan pemahaman materi siswa. Pada siklus I, sebanyak 25 siswa atau 78,1% berhasil melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kemudian, pada siklus II, seluruh siswa mencapai KKM dengan perolehan nilai antara 85 hingga 100. Lebih lanjut, para siswa menunjukkan peningkatan partisipasi, kemandirian, dan keyakinan diri dalam memahami serta mengaplikasikan aturan tajwid. Berdasarkan temuan ini, penggunaan Modul Ta’lim Qur’an dinilai berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam materi tajwid pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits.
Copyrights © 2026