Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik belajar siswa hiperaktif di Sekolah Luar Biasa (SLB), strategi guru dalam meningkatkan fokus dan minat belajar, dukungan keluarga, serta integrasi nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru dan orang tua siswa yang disamarkan sebagai Subjek A. Data dianalisis secara tematik melalui reduksi data, penyajian tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama Subjek A terletak pada kemampuan mempertahankan fokus, sedangkan kemampuan membaca dan berhitung cukup baik apabila diberikan arahan yang jelas, personal, dan terstruktur. Guru menerapkan strategi pembelajaran berupa penggunaan media visual, pendekatan individual, pemberian pujian sebagai penguatan positif, serta penyelesaian tugas di sekolah. Dari perspektif PAI, strategi tersebut mencerminkan nilai rahmah, sabar, ta’dib, pembiasaan, keteladanan, penghargaan terhadap potensi anak, dan kerja sama antara sekolah dengan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran bagi siswa hiperaktif di SLB perlu bersifat individual, visual, humanistik, dan berbasis nilai karakter Islami sesuai kebutuhan psikopedagogis anak.
Copyrights © 2026