Pembelajaran membaca Al-Qur’an merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah dan pemahaman ajaran Islam. Kualitas bacaan Al-Qur’an sangat dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang digunakan. Di antara berbagai metode yang berkembang di Indonesia, metode Iqra dan metode Ummi menjadi dua metode yang paling banyak diterapkan di lembaga pendidikan formal maupun nonformal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap buku, artikel jurnal, dan dokumen ilmiah yang relevan dengan pembelajaran membaca Al-Qur’an, khususnya metode Iqra dan metode Ummi. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode Iqra menekankan pembelajaran yang praktis, bertahap, dan berorientasi pada keaktifan peserta didik melalui sistem CBSA, sehingga efektif dalam membantu peserta didik membaca Al-Qur’an dengan cepat. Sementara itu, metode Ummi menekankan pendekatan bahasa ibu dengan prinsip direct method, repetition, dan affection, serta memiliki sistem pembelajaran yang terstruktur dan berbasis mutu. Kedua metode sama-sama berorientasi pada keterampilan membaca Al-Qur’an secara tartil sesuai kaidah tajwid, namun memiliki karakteristik dan penekanan yang berbeda.
Copyrights © 2026