Anggur laut (Caulerpa racemosa) merupakan rumput laut hijau yang banyak ditemukan di perairan Lampung dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik kimia anggur laut segar dan tepung anggur laut yang berasal dari Desa Agom, Kalianda, Lampung. Analisis meliputi komponen proksimat dan kandungan senyawa bioaktif yang berperan dalam pembentukan sifat fungsional rumput laut. Hasil kajian menunjukkan bahwa C. racemosa mengandung berbagai polisakarida struktural, termasuk ulvan dan senyawa sulfat lainnya, yang berpotensi dimanfaatkan sebagai hidrokoloid alami. Proses pengeringan dan pengolahan menjadi tepung memberikan keuntungan dalam meningkatkan stabilitas penyimpanan, kemudahan distribusi, serta peluang pemanfaatan sebagai bahan tambahan pangan. Kandungan polisakarida dan mineral yang relatif tinggi menunjukkan bahwa tepung anggur laut memiliki prospek sebagai bahan baku produk pangan bernilai tambah. Pemanfaatan anggur laut dalam bentuk tepung diharapkan dapat mendukung diversifikasi produk berbasis sumber daya laut lokal sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas pesisir Lampung.
Copyrights © 2026